Rabu, 15 Juli 2026

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Lukmanul Hakim tawarkan Program ‘Metal’ Bagi Pondok Pesantren

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 15:50 WIB
Cawagub Jatim Lukmanul Hakim saat ziarah. (Dok. SketsaNusantara)
Cawagub Jatim Lukmanul Hakim saat ziarah. (Dok. SketsaNusantara)

SketsaNusantara.id - Cultur masyarakat Jawa Timur tidak lepas dari identitas pondok pesantren, hal ini menjadi modal bagi Pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim untuk membangan Jawa Timur.

Pasangan Luluk-Lukman maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Cawagub Jatim Lukmanul mengatakan, masyarakat Jawa Timur memiliki jumlah pondok pesantren yang sangat banyak dan ini perlu dikelola dengan baik.

Baca Juga: Kunjungi Jember, Pasangan Luluk Nur Hamidah dan Gus Lukman Tawarkan Program 1 Juta UMKM

“Maka melihat kondisi Ponpes di Jatim memang bervariatif, ada yang sudah bagus dan ada yang masih belum,” ujarnya saat dikonfirmasi usai ziarah di Makam KH. Muhammad Siddiq, Kamis 3 Oktober 2024.

Ia melihat, salah satu problem yang harus dibenahi di pondok pesantren adalah soal infrastrukturnya.

“Jadi sarana prasarana seperti sanitasinya, MKC ini harus dibenahi. Maka kita bila jadi nanti akan memperhatikan hal tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Blusukan ke Pasar Tanjung, Gus Fawait Siap Perbaiki Retribusi dan Fasilitas Bila Terpilih Jadi Bupati Jember

Sehingga, bantuan yang diberikan kepada Pondok Pesantren menurutnya harus tepat sasaran penggunaannya.

“Maka kita pastikan peruntukannya harus jelas dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Selain membangun sarana prasarana Pondok Pesantren di Jawa Timur, Lukmanul menyampaikan akan memberikan progran Metal (Melek Teknologi dan Digital).

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif di BNI Jember, Kerugian Ditaksir hingga 127 Miliar Rupiah

“Kita sudah siapkan program Metal bagi santri, yang mana nantinya kita siapkan santri agar bisa mendapatkan pendidikan dan pelatihan teknologi digital,” tegasnya.

Sebab, di era saat ini perkembangan teknologi sangat pedat sekali dan santri di Pondok Pesantren pun harus bisa ikut serta dalam perkembangannya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X