Kamis, 4 Juni 2026

10 Orang dari 25 Pelaku Kekerasan di Acara Forum Tanah Air Sudah Diincar Polisi, Segera Diproses secara Hukum

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 September 2024 | 06:00 WIB
Diskusi FTA dibubarkan sekelompok orang. (Kolase X.com/@Hilmi28)
Diskusi FTA dibubarkan sekelompok orang. (Kolase X.com/@Hilmi28)

SketsaNusantara.id - Buntut dari aksi pembubaran dan perusakan acara diskusi Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 28 September 2024, polisi telah mengantongi identitas sebagian pelaku.

Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Ade Rahmat Idnal, ada 10 orang dari 25 pelaku yang membubarkan acara dan merusak fasilitas di dalamnya.

“Ada 10 orang. Sudah kita identifikasi dan ketahui nama-nama pelakunya,” kata Ade kepada awak media, Sabtu 28 September 2024.

Baca Juga: Kronologi Diskusi FTA yang Mendadak Ricuh Dibubarkan Sekelompok Orang Bermasker, Hilmi Firdausi: Entah Disuruh Siapa

Menurutnya, identitas dari 10 orang itu sudah diketahui dan tinggal diproses secara hukum.

Berdasarkan keterangan dari pihak berwajib, massa yang merangsek masuk ke dalam ruangan acara itu tidak diketahui asalnya.

Selama forum diskusi berlangsung, polisi hanya mengamankan massa yang berunjuk rasa di depan hotel.

Baca Juga: Jaga Privasi Korban, AJI Indonesia Kritik Pelanggaran Etik Media Massa dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

Hal itu diungkap oleh Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Edy Purwanto yang juga menyebut bahwa sebelumnya tidak ada surat pemberitahuan tentang penyelenggaraan acara diskusi.

Pihak kepolisian hanya menyebut bahwa mereka mendapatkan surat pemberitahuan tentang adanya aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Cinta Tanah Air.

Saat menjaga pelaksanaan unjuk rasa, polisi baru mengetahui ada massa yang masuk melalui pintu belakang dan merangsek ke dalam acara.

Baca Juga: AJI Jember Serukan Jurnalis Patuhi Kode Etik dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual

Peristiwa pembubaran acara itu berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB saat sekelompok orang tak dikenal tiba-tiba masuk ke dalamnya.

Mereka memaksa membubarkan peserta diskusi sambil merusak barang-barang di dalamnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X