Kamis, 4 Juni 2026

Konon Menjadi Makam Abu Hayam Wuruk, Inilah Candi Ngetos yang Dibangun Pada Abad Ke-15 di Nganjuk

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 September 2024 | 21:30 WIB
Potret Candi Ngetos   (Tangkapan layar Youtube/ANDRA Moto VLOG))
Potret Candi Ngetos (Tangkapan layar Youtube/ANDRA Moto VLOG))

SketsaNusantara.id – Ternyata, terdapat beberapa peninggalan candi dari Kerajaan Majapahit yang belum diketahui banyak orang.

Salah satunya adalah peninggalan Candi Ngetos yang dibangun pada abad ke-15 oleh Kerajaan Majapahit.

Konon, candi ini merupakan tempat pemakaman Hayam Wuruk, raja keempat Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Inilah Situs Candi Watesumpak yang Nyempil di Tengah Area Persawahan, Konon Berhubungan dengan Pusaka Majapahit?

Diketahui, setelah jasad Hayam Wuruk dikremasi, sebagian dari abunya didharmakan di Paramasakapura atau Candi Ngetos.

Candi ini dibangun dengan bahan dasar batu bata merah yang dibangun atas prakarsa Hayam Wuruk yang menginginkan candi ini sebagai tempat penyimpanan abu dari jenazahnya.

Candi ini juga menghadap ke Gunung Wilis dan konon disamakan oleh Gunung Mahameru.

Baca Juga: Intip Beragam Hal Menarik dari Candi Naga 1 yang Tersembunyi di Gunung Bekel Mojokerto, Ternyata Begini Kondisinya

Sayangnya, saat ini bangunan dari Candi Ngetos sebagian ada yang hilang dan rusak dan hanya tersisa bangunan induk seluas 9 meter persegi dan tingginya 10 meter.

Dilansir dari p2k.stekom.ac.id oleh SketsaNusantara.id, Candi Ngetos adalah peninggalan dari Kerajaan Majapahit yang bercorak Hindu dan berlokasi di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Di sini juga ditemukan arca Siwa dan arca Wisnu. Candi ini dulunya diperkirakan pernah dikelilingi tembok yang berbentuk bulat cincin.

Baca Juga: Kisah Tragis di Balik Pembangunan Kolam Peninggalan Kerajaan Majapahit, Ada yang Bikin Hati Hayam Wuruk Tersayat Pilu

Diketahui, candi iini memiliki bilik yang terletak di tepat denah dasar bangunan.

Hal yang menarik dari candi ini yaitu relief seperti salib portugis. Candi induk di sini memiliki panjang 9,1 meter, tinggi badan 5,43 meter, dan tinggi keseluruhan 10 meter.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: P2k.stekom.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X