SketsaNusantara.id- Kisah cinta Hayam Wuruk, konon diwujudkan dengan dibuatnya sebuah kolam.
Hayam Wuruk merupakan raja Kerajaan Majapahit yang saat itu berhasil membawa kekuasaan sampai pada masa kejayaan.
Ternyata raja Kerajaan Majapahit ini memiliki masa kelam yang kemudian membuat dirinya membangun kolam buatan.
Kolam buatan yang konon dibuat karena calon istri Hayam Wuruk gugur ini adalah Kolam Segaran.
Dikutip oleh SketsaNusantara.id dari YouTube Kitab Kala, kolam ini merupakan perairan buatan terbesar se Asia Tenggara yang memiliki luas sebesar 6 ha.
Sebelum memiliki nama Kolam Segaran. Dahulu dikenal dengan nama Kolam Citra Wulan. Konon dibangun pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.
Hal itu seusai Mpu Prapanca menggubah Kakawin Negarakertagama, yakni pada tahun 1365 silam.
Kolam Segaran yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit ini dipercaya memiliki segudang cerita unik.
Salah satunya adalah dipercaya sebagai bentuk cinta kasih Hayam Wuruk kepada calon istrinya.
Baca Juga: Pernah Hampir Menguasai Nusantara, Kerajaan Majapahit Ternyata Punya Raja-Raja yang Hebat!
Pembangunan kolam tersebut untuk mengenang peristiwa Perang Bubat. Momen itu membuat kekasih Hayam Wuruk, Dyah Pitaloka Citraresmi memilih untuk mengakhiri hidup.
Perang Bubat terjadi pada tahun 1357. Saat itu rencana pernikahan Hayam Wuruk sudah dilakukan.
Artikel Terkait
Ternyata di Dekat Pantura Probolinggo Ada Candi Megah Peninggalan Era Majapahit, Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk?
Kisah Jasad Anak Kecil yang Tak Pernah Ditemukan, Kini Kolam Renang di Pati Ini Angker dan Terbengkalai
Kolam Kuno Segaran Warisan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto, Simpan Cerita Jadi Tempat Rekreasi Bangsawan Terdahulu
Jejak Kerajaan Majapahit di Gunung Bromo, Ada Desa Tempat Suci yang Dihuni Abdi Dewata Sejak Zaman Hayam Wuruk?
Misteri Makam Ronggolawe, Salah Satu Tokoh Legendaris Pendiri Kerajaan Majapahit, Benarkah Asli di Tuban?
Dibangun sebagai Tempat Peristirahatan Rombongan Pembawa Jenazah Pendeta, Inilah Candi Sanggrahan Tulungagung dari Kerajaan Majapahit