Terdapat dua relung kecil yang di atasnya terdapat ornamen seperti belalai makara yang berada di sebelah kanan dan kiri candi.
Candi ini pertama kali ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1817 .
Disebutkan bahwa keadaan candi ini terdiri dari dua bangunan itu sebagian sudah rusak tanpa disebutkan bagian yang mana.
Menurut Hoerpermans, adapun dua bangunan candi yang bentuknya kembar sehingga dinamakan Candi Tajum. Yang membedakan adalah ukurannya yang besar dan kecil.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Jadi Tugu Peringatan Kematian Raja Hayam Wuruk, Candi di Nganjuk Ini Telah Berubah Nama Sesuai Nama Desanya
Kisah Keturunan Raja Hayam Wuruk Paksa Peluk Agama Islam, hingga Jadi Wali Allah di Wilayah Tuban
Ternyata di Dekat Pantura Probolinggo Ada Candi Megah Peninggalan Era Majapahit, Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk?
Dibangun oleh Raja Sanjaya di Tahun 732, Inilah Candi Gunung Wukir Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Konon Dibangun Abad Ke-10 Masehi, Inilah Candi Gunung Gangsir di Pasuruan Oleh Mpu Sindok Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno
Intip Beragam Hal Menarik dari Candi Naga 1 yang Tersembunyi di Gunung Bekel Mojokerto, Ternyata Begini Kondisinya