Kamis, 4 Juni 2026

Inilah Bukti Candi Sadon Sebagai Penanda Berpindahnya Pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur, Ternyata Ciri Khasnya...

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 September 2024 | 21:30 WIB
Situs Candi Sadon di Magetan. (instagram.com/@tegarz)
Situs Candi Sadon di Magetan. (instagram.com/@tegarz)

SketsaNusantara.id- Candi Sadon menjadi salah satu candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berada di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Perlu diketahui juga bahwa Candi Sadon ini adalah bukti berpindahnya pusat Kerajaan Mataram Kuno yang awalnya di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta ke Jawa Timur.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di dekat Candi Sadon tersebut sering menyebutnya dengan nama Candi Reog.

Baca Juga: Dibangun oleh Raja Sanjaya di Tahun 732, Inilah Candi Gunung Wukir Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Alasan penamaan Candi Reog itu ternyata disebabkan adanya Patung Kala yang mirip dengan Reog Ponorogo.

Pendirian situs kuno ini sendiri diketahui dibangun pada tahun 900 Masehi atau lebih tepatnya di masa kekuasaan Raja Dharmawangsa Teguh dimana dirinya adalah cicit dari Mpu Sindok.

Mpu Sindok inilah yang memindahkan pusat Mataram Kuno dari ke wilayah Jawa Timur karena diperkirakan pusat lamanya di daerah Yogyakarta terkena bencana berupa letusan gunung berapi.

Baca Juga: Muncul Sekitar Tahun 1800-an, Inilah Candi Klotok Peninggalan Kerajaan Kediri untuk Bertapa

Awal ditemukannya Candi Sadon adalah pada tahun 1971 yang sekaligus sebagai penanda bahwa Magetan dulunya pernah jadi Ibukota Kerajaan Mataram Kuno berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Gusmam roda2blog.

Bukti Candi tersebut sebagai peninggalan Mataram Kuno terletak pada bentuk Kala Makaranya dimana ciri khas kerajaan itu selalu dibuat tanpa rahang bawah dan taring.

Berbeda dengan masa Kerajaan Majapahit yang bentuk Kala Makaranya dibuat dengan rahang bawah serta ada taringnya.

Baca Juga: Dibangun Abad Ke-9, Inilah Candi Banyunibo di Sleman Yogyakarta, Ini Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dijuluki 'Si Sebatang Kara'

Pada bagian bawah Kala terdapat tulisan Jawi Batok yang berbunyi "A-A PA KA-PA-LA, SA-DA-PA-KRA-MA" dan juga sebelahnya "BA DA-SRI-PA-SA-BA-DA-HA-LA".

Adapun mengenai reliefnya menceritakan sosok legendaris yang bernama Maesadahu dimana tokoh itu terdapat dalam mitologi masyarakat setempat.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Gusmam roda2blog

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X