Minggu, 19 Juli 2026

Menolak Lupa! 4 Fakta Menarik Sipon Istri Wiji Thukul, Aktivis yang Kerap Menyerukan Kasus Pelanggaran HAM Berat di Indonesia

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Senin, 26 Agustus 2024 | 12:45 WIB
Fakta dari Sipon, istri  Wiji Thukul seorang aktivis HAM yang hilang tahun 1998.  (Instagram @teatergarasi.)
Fakta dari Sipon, istri Wiji Thukul seorang aktivis HAM yang hilang tahun 1998. (Instagram @teatergarasi.)

Menurut keluarga dari pihak Sipon, kondisinya menurun drastis sejak 2 pekan terakhir sebelum tutup usia.

Baca Juga: 4 Fakta tentang Jet Gulfstream G650 yang Ditumpangi Kaesang dan Erina Gudono ke Amerika, Populer karena Kemewahannya

2. Kerap Menyerukan Kasus Pelanggaran HAM

Selain suaminya, Sipon juga dikenal kerap menyuarakan kasus-kasus pelanggaran HAM berat. 

Sipon juga mendapatkan janji manis dari Presiden Joko Widodo saat menjadi capres 2014 dan pernah mengatakan bahwa Wiji Thukul harus ditemukan.

Saat itu Jokowi menjanjikan jika kasus pelanggaran HAM berat masa lalu akan dituntaskan hingga membuat Sipon akhirnya mendukung Jokowi atas dasar janji tersebut.

Baca Juga: Seberapa Cepat Jet Gulfstream G650ER? Spesifikasi Pesawat yang Diduga Dinaiki Kaesang-Erina ke Amerika

3. Punya Riwayat Gula

Sipon sudah lama menderita sakit dan punya riwayat gula, bahkan sampai kakinya diamputasi sehingga kondisi kesehatannya terus menurun dan akhirnya meninggal di Rumah Sakit Hermina Solo.

Hingga tutup usia pun, Sipon tetap tidak tahu di mana suaminya berada, pada Desember tahun 1998 adalah momen terakhir Sipon bertemu dengan Wiji Thukul sebelum dinyatakan hilang.

Pada saat itu Wiji Thukul pernah berjanji kepada Sipon, bahwa mereka akan kembali bertemu satu bulan lagi, namun janji itu tidak pernah terwujud.

Baca Juga: Diduga Dipakai Kaesang-Erina, Jet Gulfstream Buatan Mana? Ini Lokasi Pabrik Gulfstream Aerospace yang Punya 14 Kantor

4. Tetap Semangat Pantang Mundur dalam Mencari Suami

Setelah kehilangan suaminya, Sipon terus memperjuangkan serta menuntut kejelasan keberadaan sang suami.

Tidak hanya itu, Sipon juga turut menggelar aksi menuntut kejelasan penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM berat, termasuk penghilangan paksa suaminya serta aktivis lain.***

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X