SketsaNusantara.id- Majelis Ulama Indonesia atau MUI usulkan adanya penerbitan indekos di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagaimana kita tahu bahwa DIY merupakan daerah tujuan untuk menuntut pendidikan dari seluruh generasi bangsa.
Kondisi tersebut tentu bisa menjadi potensi bagi DIY untuk lebih mengembangkan jasa indekos.
Tak sedikit kos ditemukan di DIY. Hal itu sebagaimana muncul untuk memenuhi kebutuhan para penuntut ilmu di sana, terutama mahasiswa.
Melansir dari Instagram @humasjogja, MUI akhirnya mengusulkan agar adanya penerbitan kepada penyediaan indekos.
Bukan tanpa alasan, ternyata MUI bertujuan untuk memegang teguh adat istiadat, moral, etika dan ajaran agama.
Usulan MUI ini akhirnya mendapatkan respon dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Hal itu berlangsung saat Ketua MUI, KH Machasin berkunjung ke DIY pada Jumat, 23 Agustus 2024.
Tentu Gubernur DIY menerima kunjungan dan usulan tersebut dengan baik. Ternyata tidak hanya mengusulkan tentang indekos.
Ketua MUI berniat akan membuat tempat publik di DIY menjadi lebih ramah kepada umat muslim.
Merujuk pada kewajiban umat muslim. Yakni ibadah lima waktu dalam sehari, sehingga diperlukan fasilitas lebih mudah untuk diakses.
Artikel Terkait
Heboh! Virgoun Terbukti Positif Narkoba dan Dipergok Berduaan Dengan Wanita di Indekos, Siapa Dia?
Menilik Cerita 6 Juta Gulden Terakhir Sultan HB IX dari Rakyat Jogja yang Buat Bung Karno Terkesan, Cikal Bakal DIY?
Bukan Hanya Yogyakarta yang jadi DIY, Status Surakarta Dulunya Juga Daerah Istimewa tapi Akhirnya Dicabut, Kok Bisa?
Daftar Anggota Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah, Ada Menko PMK Muhadjir Effendy hingga Waketum MUI Anwar Abbas
Heboh! 5 Fakta Saka Tatal Lakukan Sumpah Pocong Atas Kasus Vina Cirebon, Intip Tanggapan MUI Sampai Kejanggalan Lain
Heboh Adanya Dugaan Kewajiban Paskibraka 2024 Lepas Hijab hingga Menuai Protes Keras dari Banyak Pihak, MUI: Tidak Pancasilais!