Kamis, 4 Juni 2026

Kronologi Kades Anggota Ormas Pemuda Pancasila di Kebumen Arogan Usir Warga Desa Usai Laporkan Dugaan Pungli Sekolah Negeri, Bikin Warganet Geram

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 23 Juli 2024 | 13:12 WIB
Viral Ormas Pemuda Pancasila sekaligus Kades Menganti bersikap arogan dan mengusir warga dari Desa Menganti usai laporkan dugaan pungli di sekolah negeri (X/B3doel___)
Viral Ormas Pemuda Pancasila sekaligus Kades Menganti bersikap arogan dan mengusir warga dari Desa Menganti usai laporkan dugaan pungli di sekolah negeri (X/B3doel___)

SketsaNusantara.id - Organisasi Masyarakat atau ormas Pemuda Pancasila (PP) ramai jadi buah bibir warganet usai muncul video viral dugaan intimidasi terhadap warga Desa Menganti di Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @b3doel___ tampak beberapa orang anggota ormas Pemuda Pancasila mendatangi rumah salah satu warga Desa Menganti bernama Sugiyono hingga terlibat cekcok.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, perselisihan terjadi dikarenakan Sugiyono selaku Ketua DPC Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), sebelumnya telah melaporkan dugaan pungli yang dikeluhkan wali murid SDN 1 Jatimulyo Sruweng ke Polres Kebumen.

Baca Juga: Naik 15 Persen, KAI Daop 9 Jember Layani 1,5 Juta Penumpang di Semester 1 Tahun 2024, Ini Penyebabnya

Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu, 30 Juni 2024. Dalam video yang beredar, tampak salah satu anggota ormas bernama Supono yang merupakan Kepala Desa (Kades) Menganti awalnya ingin mengklarifikasi soal laporan dugaan pungli di sekolah negeri yang berada di Jatimulyo, Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah.

Supono protes karena Sugiyono langsung melapor ke Polres Kebumen soal dugaan pungli tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu dengan pihak sekolah.

Kades Menganti tersebut meminta Sugiyono mencabut laporan yang telah dilayangkan ke Polres Kebumen.

Baca Juga: Anggotanya Keroyok Polisi, Ketua PSHT Jember Siap Bantu Polisi Buru Pelakunya

Namun, Sugiyono bersikeras tidak ingin mencabut laporannya karena ingin menyampaikan keluhan wali murid terkait dugaan pungli di sekolah negeri tersebut.

Alhasil, emosi Kades pun tersulut dan bertindak arogan dengan mengusir Sugiyono dari Desa Menganti dengan dalih telah membuat keributan di wilayahnya.

Hal ini sontak membuat keduanya terlibat cekcok. Supono tampak arogan dan mengintimidasi Sugiyono dengan membentak menggunakan kata-kata tak menyenangkan seolah-olah Desa Menganti adalah wilayah kekuasan miliknya sendiri.

Baca Juga: PSHT Keroyok Polisi, Polres Jember Buru Pelakunya, Kapolres: Jumlahnya 10-15 Orang

"Anda ini masih ngontrak (rumah) di sini, kalo kamu mau bantu masyarakat silahkan, tapi kalo bisa dirembug, ya dirembug dulu gak asal lapor. Kalau kamu gak mau cabut tuntutan, besok pagi segera keluar dari Menganti, karena sudah bikin kisruh!" kata Supono dalam video yang beredar di medsos.

Sugiyono menanggapinya dengan sikap santai namun tegas, tetapi Kades sekaligus ormas PP itu malah membentak dengan sikap arogan hingga hampir terjadi baku hantam di antara keduanya.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: Twitter @b3doel___

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X