SketsaNusantara.id - Selamatan Desa dan Petik Laut sukses digelar di Pugerkulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, belum lama ini.
Kegiatan itu dimulai dengan berlangsungnya penyerahan pusaka Tombak Pandhu Wasistho.
Kepala Desa Pugerkulon Nur Hasan menyebutkan, bahwa Tombak Pandhu Wasistho merupakan benda pusaka tradisional masyarakat Desa Pugerkulon.
Baca Juga: Siapa Mbah Shiddiq Jember? Ulama Penyebar Agama Islam se Antero Jember, Punya Nama Asli...
"Pusaka ini diwariskan secara turun-temurun," paparnya. Dari para sesepuh atau leluhur, kepada ketua adat Desa Pugerkulon.
Selanjutnya, dia menjelaskan terkait dengan arti dari nama tombak itu.
Secara harfiah, lanjutnya, kata Pandu berarti petunjuk. Sementara kata Wasistho berarti bijaksana.
"Jadi, secara lengkap, artinya petunjuk kebijaksanaan seorang pemimpin," lanjutnya.
Nur Hasan menambahkan, bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kebijaksanaan seorang pemimpin di antaranya terdiri atas mengayomi, melindungi, dan mengabdi kepada masyarakat.
"Dengan begitu, sifat-sifat ini harus dimiliki setiap pemimpin," tegasnya. Khususnya, sifat-sifat yang berbudi pekerti luhur dan bermanfaat untuk masyarakat.***
Artikel Terkait
PKB Jember Panaskan Mesin Partai, Ketua DPC Ayub: Tidak Ada Kata Mundur untuk Menangkan Gus Fawait
Tragedi Pilu Difabel Terbakar Jadi Arang di Gumuk Limo Jember, Polisi Temukan Kejanggalan yang Perlu Diusut Tuntas
Bertabur Artis Ibu Kota! JFC Siap Guncang Kota Jember dengan Top 10 Defile Grand Carnival, Catat Jadwal Lengkapnya di Sini
Rumahnya Didatangi Pantarlih, Bupati Hendy Siswanto Optimistis Pemilih Jember Capai 75 Persen Lebih
Tabur Benih Ikan hingga Bersihkan Sungai Bedadung, Bupati dan Wagub Jember Serukan Pentingnya Memelihara Kebersihan Sungai