SketsaNusantara.id - Meluasnya agama Islam di Pulau Jawa bukan hanya datang dari para Wali Songo, melainkan adanya ulama-ulama besar yang membantu menyebarkan syariat Islam.
Ada banyak tokoh muslim yang memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di berbagai daerah.
Salah satu yang cukup tersohor adalah Mbah Shiddiq yang merupakan ulama ternama penyebar agama Islam di Jember.
Mbah Shiddiq dikenal juga sebagai cikal bakal lahirnya para ulama hebat Nahdlatul Ulama (NU), khususnya di Kota Suwar Suwir, Jember.
Mengenal sosok Mbah Shiddiq lebih dalam, dikutip SketsaNusantara.id dari laman astranawa.com, Mbah Shiddiq memiliki nama asli KH. Muhammad Shiddiq yang lahir di Desa Waru Gunung, Kecamatan Lasem, Rembang pada tahun 1854 M atau 1353 H.
Mengutip dari laman Alif.id yang merujuk dalam buku M. Solahudin yang bertajuk Nahkoda Nahdliyyin: Biografi Rais Aam Syuriyah & Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Sejak 1926 Hingga Sekarang, KH. Muhammad Shiddiq dalam riwayatnya masih cucu Rasulullah SAW.
Sejak kecil, KH. Muhammad Shiddiq memiliki kelebihan untuk menghatamkam Al-Qur'an dan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah seperti shalat dhuha, tahajud, dan shalat sunnah lainnya.
KH. Muhammad Shiddiq diketahui memiliki kebiasaan membaca kitab sholawat Dalailul Khairat himpunan Imam Al-Jazuli dan menghatamkan Al-Qur’an sepekan sekali.
Menurut sejarahnya, Mbah Shiddiq Jember mempunyai 4 istri yang melahirkan keturunan-keturunan shalih shalihah dan bahkan menjadi tokoh pembesar Nahdlatul Ulama.
Artikel Terkait
KH Hasyim Asy'ari Masih Keturunan Nabi Muhammad SAW? Simak Sosok Penting Pendiri Nahdlatul Ulama Ini...
Jumlah Istri KH Hasyim Asy'ari, Pendiri Organisasi Islam Nahdlatul Ulama: Hampir Sama Seperti Gurunya Syekh Kholil Bangkalan?
Makam Nyai Ageng Ngerang Dianggap Keramat, Sosok Ulama Wanita Zaman Wali Songo Ini Keturunan Raja Majapahit?
Inilah Makam Syekh Sulukhi di Nganjuk, Seorang Ulama Islam Terkenal Keturunan Majapahit, Lokasinya diā¦
Mengenal KH Hasyim Asy'ari, Tokoh Ulama Nusantara Pendiri NU yang Memiliki Garis Keturunan dengan Nabi Muhammad