Minggu, 19 Juli 2026

Anggotanya Keroyok Polisi, Ketua PSHT Jember Siap Bantu Polisi Buru Pelakunya

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Selasa, 23 Juli 2024 | 08:31 WIB
Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinudin.  (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara. )
Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinudin. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara. )

 

SketsaNusantara.id - Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate Jember, Jono Wasinudin angkat suara terkait pesilat PSHT yang melakukan pengeroyokan kepada anggota Polsek Kaliwates Jember pada Senin, 22 Juli dini hari.   

Atas dasar peristiwa tersebut, Jono Wasinudin mengatakan kejadian ini sangat disayangkan dan dirinya meminta maaf kepada pihak kepolisian.

"Memang acara pengesahan dan doa bersama sudah selesai dilakukan, tetapi kami sangat menyayangkan kejadian tersebut dan kami mohon maaf atas kejadian itu,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa, 23 Juli 2024.

Baca Juga: Viral Meme AHY Jadi Kandidat Capres Amerika Serikat Gantikan Joe Biden, Netizen: Amerika Harus Yudhoyono

Jono juga menyampaikan, terkait dengan pelaku pengeroyokan, ia bersama anggotanya akan mencari pelakunya dan dalam kurun waktu 1x24 jam bisa diserahkan.

"Kami mohon maaf dan setelah komunikasi dengan Kapolres Jember, kami sepakat dan akan ikut membantu mencari pelakunya. Insyallah dalam waktu 1x24 jam bisa ditangkap,” tuturnya.

Sebelum kejadian, pihaknya sudah menegaskan bahwa acara pengesahan tersebut dilakukan dengan doa bersama.

Baca Juga: Mengenal KH Bisri Syansuri, Tokoh Ulama Nusantara Pendiri NU dan Penggagas Pesantren Perempuan Pertama di Indonesia

"Acaranya ini pengesahan dan doa bersama, kami sudah sampaikan kepada saudara kami bahwa kegiatan yang ada di SH Terate ini hanya untuk kegiatan sendiri, ramaikan sendiri,” jelasnya.

Jika nantinya pelakunya ditemukan, Jono menegaskan bahwa sanksi bukan hanya akan diterima dari proses hukum saja, tetapi dari internal PSHT juga.

"Selain ada sanksi hukum yang kami hormati dan taati, kami juga berikan sanksi sesusai adab dan etika di perguruan PSHT. Mungkin bisa sakral dan syarat lainnya kita ambil,” ungkapnya.

Baca Juga: PKS Angkat Bicara soal Peluang Gabung dengan PDIP di Pilgub Sumut, Hidayat Nur Wahid: Ditunggu Saja Nanti

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi menambahkan, bahwa terduga pelaku dari hasil keterangan sekitar 10-15 orang.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X