Minggu, 19 Juli 2026

Mengenal KH Bisri Syansuri, Tokoh Ulama Nusantara Pendiri NU dan Penggagas Pesantren Perempuan Pertama di Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 23 Juli 2024 | 07:30 WIB
Potret KH Bisri Syansuri, ulama pendiri NU, penggagas pesantren putri pertama di Indonesia. (Laman nu.or.id.)
Potret KH Bisri Syansuri, ulama pendiri NU, penggagas pesantren putri pertama di Indonesia. (Laman nu.or.id.)

 

SketsaNusantara.id - KH Bisri Syansuri merupakan salah satu tokoh ulama yang berperan besar dalam pengembangan pendidikan agama Islam di Indonesia.

Salah satu terobosan terbesarnya adalah membuka pondok pesantren khusus bagi perempuan untuk pertama kalinya di Indonesia.

Selain itu, Kiai Bisri juga dikenal sebagai pemimpin umat yang disegani dan ikut andil dalam pendirian Nahdlatul Ulama (NU), yang kini jadi organisasi islam terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Pandawa Ternyata Ada 7? Versi ini Hanya Ada di Jawa, Salah Satu Anggotanya Berwatak Nekat tapi Cerdas

Lantas, seperti apa sosoknya? Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi NU dan Pondok Pesantren Tebuireng serta berbagai sumber lainnnya, berikut profil dan biografi KH Bisri Syansuri yang sosoknya begitu dihormati di Indonesia.

KH Bisri Syansuri lahir pada 28 Dzulhijah 1304 H atau pada tanggal 18 September 1886 pada kalender Masehi di Desa Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Anak ketiga dari lima bersaudara ini merupakan keturunan ulama yang tumbuh besar dalam lingkungan keluarga yang sangat religius.

Baca Juga: Sering Diledek Tukang Kawin oleh Kresna, Inilah 3 Sifat Arjuna yang Membuatnya Melakukan Poligami dengan 16 Istri

Ayah Kiai Bisri yakni KH Syansuri merupakan salah satu ulama terkemuka dan ibunya, Nyai Mariah berasal dari keluarga pendiri pesantren yang menurunkan beberapa orang ulama besar dalam berbagai generasi.

Sejak kecil, Kiai Bisri diajari ilmu agama oleh kedua orang tuanya dan mulai belajar ilmu fiqih, tasawuf hingga mendalami hadits dari keluarga ulama terdekatnya.

Menginjak usai 15 tahun, Bisri muda mulai menimba ilmu ke sejumlah pesantren di Jawa Tengah, hingga berguru ke Jawa Timur dan menjadi murid Syekh Kholil Bangkalan, mahaguru yang telah mencetak ulama-ulama besar di tanah Jawa.

Baca Juga: PKS Angkat Bicara soal Peluang Gabung dengan PDIP di Pilgub Sumut, Hidayat Nur Wahid: Ditunggu Saja Nanti

Pada tahun 1906, Kiai Bisri mengenyam pendidikan ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang di bawah asuhan KH Hasyim Asy'ari. 

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X