Dinas Pendidikan Muaro Jambi menyebut Asniati pensiun pada usia 60 tahun bukan 58 tahun seperti yang diinformasikan BKD setempat.
Berdasarkan data yang terdapat di situs resmi BKN, diketahui Asniati merupakan PNS dengan Jabatan Fungsional Tertentu, Guru Pratama, dengan SK tahun 2009.
Hal inilah yang menjadi bukti bahwa Asniati merupakan guru fungsional dengan jabatan tertentu yang pensiun pada usia 60 tahun dan mengakhiri masa purna tugasnya pada tahun 2024 ini.
"Berdasarkan pengecekan data dari BKN Muaro Jambi, terbukti bahwa Ibu Asniati ini memang pensiun di usia 60 tahun," kata Firdaus Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi kepada wartawan pada hari Jumat, 5 Juli 2024.
"Beliau masih aktif mengajar selama 2 tahun terakhir sehingga Ibu Asniati tidak perlu mengembalikan kelebihan gaji," imbuhnya.
Dinas Pendidikan Muaro Jambi meminta koordinasi dengan BKN pusat untuk pengecekan data dan berharap kejadian ini tidak terulang kembali.
"Sangat disayangkan, tapi ini jadi pembelajaran dan kedepannya semoga tidak ada lagi pensiunan guru yang mengalami nasib yang sama seperti Ibu Asniati," pungkas Firdaus.
Asniati mengaku terharu dengan keputusan tersebut dan tak henti mengucap syukur. Pensiunan Guru TK itu kini masih harus berjuang agar segera mendapatkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) hingga hak pensiunannya terpenuhi.
"Saat ini ibu, masih menunggu informasi dari kepala dinas pendidikan dan anggota DPRD Muaro Jambi yang ikut membantu dan juga terkait SKPP yang belum bisa ibu terima," ujar Asniati ketika ditemui wartawan di kediamannya pada hari Sabtu, 6 Juli 2024.
"Saya sangat berterima kasih kepada pihak yang sudah peduli dan membantu saya menyelesaikan persoalan ini, sehingga saya tidak mengembalikan uang Rp 75 juta ke negara," pungkasnya terharu.***
Artikel Terkait
Biodata Profil Euis Ida Wartiah, Ketua DPRD Garut yang Sadis ke Guru Honorer, Si Paling Manis Saat Nyaleg, Ternyata dari Partai Ini
Usai Viral Euis Ida Wartiah yang Olok-Olok Guru Honorer Minta Maaf, Ngaku Tidak Ada Niatan, Nama Ketum Golkar Diseret
Siswi SMAN 8 Medan Harus Tinggal Kelas Usai Sang Ayah Laporkan Dugaan Pungli di Sekolah Anaknya, Begini Kisahnya...
Cuma Hoaks? SMAN 8 Medan Bantah Soal Tudingan Korupsi dan Pungli yang Berimbas pada Siswi Tidak Naik Kelas, Begini Penjelasannya...
Kepsek Beberkan Absensi Penyebab Siswi SMAN 8 Medan Tidak Naik Kelas, Bantah Tudingan Pungli dan Intimidasi Sekolah, Netizen Pertanyakan Peran Guru
Punya Karomah Mengubah Pena Menjadi Keris, Sunan ini Menyandang Gelar Guru Raja-Raja Nusantara hingga Dijuluki Paus-nya Jawa