SketsaNusantara.id - Viral di media sosial sebuah video aksi sekumpulan guru honorer di gedung DPRD Garut.
Video yang kini menyebar di berbagai akun tersebut menampilkan tangis pilu seorang guru honorer yang memperjuangkan hak-haknya.
Bukan karena tangisannya yang membuat viral, melainkan sikap pejabat yang diketahui adalah Ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah dalam merespon aksi guru honorer.
Sikap Euis Ida Wartiah ini dinilai melukai dan sadis kepada guru honorer yang tengah demo.
Sikap tersebut seolah berbanding terbalik kala dirinya dulu hendak kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.
Dengan sikap arogan dan sadisnya, Euis memberikan respon yang menyanyat hati para demonstran.
Tertunduk lesu, bersimpuh di depan pintu gedung DPRD Kabupaten Garut, guru honorer yang masih memakai seragam itu tampak menangis histeris melihat kedatangan Euis.
Berharap aspirasinya di dengar dan diberikan solusi atas keresahan yang dirasakan para demonstran, sikap Euis justru di luar dugaan.
"Narangis we didinya nya, sing sae (menangis saja di situ ya, yang bagus)," ucap Euis dikutip SketsaNusantara.id dari akun instagram @memomedsos.
Respon Euis membuat para demonstran lain mendidih dan geram, beberapa menimpali kembali ucapan Ketua DPRD Garut tersebut.
"Kok bahasanya gitu bu? Itu bahasa jaga!" ucap salah satu demonstran.
Lantas siapakah sebenarnya sosok Euis Ida Wartiah ini? Akankah di kemudian hari bakal tayang video permintaan maaf usai aksi arogannya viral?
Artikel Terkait
Garang! Susi Pudjiastuti Tanggapi Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Taruhan Online, Netizen: Kalau Ditutup Uang Sakunya Hilang Bu...
Jadi Langganan Kepercayaan Presiden, Inilah Jabatan Emil Salim Mulai Rezim Soeharto Hingga Kepemimpinan SBY
Rekam Jejak Emil Salim: Sosok Orba yang Viral Karena Statementnya Soal Kelautan Indonesia, Terlibat Dalam Jaringan Mafia Berkeley?
Emil Salim Keponakan Agus Salim? Sosok Intelektual yang Terlibat Dalam Panitia Sembilan Perumus Dasar Negara
Blusukan! Kaesang Bagi-Bagi Buku Tulis ke Anak-Anak Hingga Traktir Warga di Cempaka Putih Jakarta Pusat: Mulai Pemanasan Jelang Pilgub?