Minggu, 19 Juli 2026

Kepsek Beberkan Absensi Penyebab Siswi SMAN 8 Medan Tidak Naik Kelas, Bantah Tudingan Pungli dan Intimidasi Sekolah, Netizen Pertanyakan Peran Guru

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Juni 2024 | 14:30 WIB
Kepala SMAN 8 Medan adakan konferensi pers soal siswinya yang tinggal kelas gegara pelaporan dugaan pungli di sekolahnya (Instagram/memomedsos)
Kepala SMAN 8 Medan adakan konferensi pers soal siswinya yang tinggal kelas gegara pelaporan dugaan pungli di sekolahnya (Instagram/memomedsos)

"Berdasarkan hasil rapat dengan dewan guru memutuskan bahwa anak ini terjaring dan dinyatakan tinggal kelas, jadi saya tegaskan soal kabar tidak naiknya anak ini karena sentimen pribadi imbas dari pelaporan kasus pungli itu tidak benar," tandasnya.

Baca Juga: Lapor Polisi! Ria Ricis Ungkap Jadi Korban Pemerasan dan Diancam Disebarluaskan Data Pribadinya, Begini Perkembangan Kasusnya

Sebelumnya, siswi bernama MS pernah menyatakan adanya intimidasi dari pihak sekolah dan mengaku takut masuk kelas lantaran kerap dipanggil ke ruang kepsek agar ayahnya mau datang ke sekolah.

Hal ini pun menimbulkan kecurigaan dari pihak orang tua MS, lantaran Choky tidak bisa diajak berdamai sehingga anaknya terkena imbas dan dibuat jadi tinggal kelas dengan dalih absensi.

Mengenai hal ini, Rosmaida pun membantah tuduhan intimidasi tersebut dan menjelaskan bahwa pihak sekolah ingin memanggil MS dan orang tuanya lantaran ingin mengklarifikasi soal ketidakhadiran siswi yang bersangkutan.

Baca Juga: Hadir dengan Peran-peran Baru, Game 'Among Us' Bikin Makin Trust Issue!

"Anak ini memang mulai bolos sejak bulan Februari lalu dan Ayahnya kebetulan melaporkan pihak sekolah pada bulan Februari, jadi kami ingin memanggil itu ingin membahas soal ketidakhadiran anak ini sekaligus mengklarifikasi apakah absensi ini ada hubungannya dengan siswi yang bersangkutan," tutur Rosmaida.

"Saya menyayangkan kejadian ini, apabila memang betul ada pungli, tidak apa saja terima adanya pemeriksaan, tapi tolong jangan libatkan anak di bawah umur, sehingga dia jadi tinggal kelas," pungkasnya.

Pernyataan Kepala SMAN 8 Medan ini pun menuai reaksi dari netizen dan makin ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca Juga: Buntut Video Anak SMP Makan Ayam Sambil Sebut ‘Daging Anak Palestina’, Pihak Sekolah Angkat Bicara, Ada Sanksi?

Tak sedikit netizen yang menilai kepsek seolah lalai dalam mencari muridnya ketika ketahuan bolos dan mempertanyakan peran guru BK yang melakukan bimbingan konseling untuk melakukan pendekatan disiplin agar siswa-siswinya tidak melanggar peraturan atau melakukan tindakan menyimpang di luar sekolah.

"Maaf bu, anak didiknya ini udah tau bolos sebanyak itu kenapa gak dicariin? Saya sebagai guru sekolah negeri aja khawatir, tidak masuk 5 hari saja langsung saya cari ke rumahnya, saya hubungi teman-temannya," komentar salah satu netizen.

"Penjelasan ibu malah dinilai sebagai pembelaan sekolah, karena sepertinya tidak dijelaskan upaya sekolah untuk menjemput muridnya dan mencegah agar anak ini bolos sekolah, jadi malah keliatan didiamkan saja sampai tidak naik kelas," imbuh netizen lainnya.

Baca Juga: Viral HRD yang Marahi Calon Karyawan Buat Klarifikasi. Netizen: HRD Sudah Benar Kok Malah Minta Maaf

Terkait hal ini, Choky selaku orang tua MS juga mengaku tidak mendapat surat peringatan sebelumnya dari sekolah terkait absensi anaknya sehingga menilai pihak sekolah hanya mencari alasan "tidak masuk akal" dengan dalih absensi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @memomedsos

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X