SketsaNusantara.id - Komitmen perbaikan layanan publik di Kabupaten Jember kembali membuahkan hasil. Melalui program inovasi administrasi kependudukan (adminduk) bertajuk Peta Cinta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengakselerasi kemudahan pengurusan dokumen kependudukan sekaligus diproyeksikan menjadi percontohan di tingkat nasional.
Inovasi yang digawangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ini mendapatkan apresiasi serta pengawalan langsung dari Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Ombudsman RI.
Keabsahan data kependudukan kini diposisikan sebagai pemenuhan hak dasar yang krusial bagi warga Jember. Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan bahwa, tata kelola adminduk berhubungan langsung dengan ketepatan sasaran berbagai program bantuan pemerintah, salah satunya penyaluran bantuan sosial (bansos).
Baca Juga: Transformasi Layanan Adminduk Jember Tuai Apresiasi Ombudsman dan DPR RI
"Pada prinsipnya bagaimana masyarakat Jember yang pertama kali kebutuhan dasarnya adalah adminduk, karena adminduk itu akan terkoneksi dengan banyak hal, termasuk salah satunya adalah bansos," kata Gus Fawait.
Maka dari itu, persoalan pemenuhan pelayanan adminduk di Jember menurut Gus Fawait bisa dilakukan dengan mudah dan cepat serta tanpa dipungut biaya.
"Untuk memangkas jarak dan birokrasi, masyarakat kini tidak perlu lagi menumpuk di pusat kota. Pengurusan dokumen adminduk telah didorong agar selesai di tingkat kecamatan. Langkah penjangkauan hingga pelosok desa ini menjadi fokus utama agar seluruh warga terlindungi haknya," imbuhnya.
Dengan program Pemkab Jember menjamin seluruh proses kepengurusan adminduk baik di tingkat kecamatan maupun di kantor Disdukcapil berlangsung tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Kebijakan ini diambil guna menindaklanjuti semangat efisiensi serta modernisasi pelayanan publik, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Di wilayah kota Disdukcapil insyaallah gratis, mudah, dan insyaallah tidak akan dipersulit dan tidak ada biaya apapun serta pelayanannya cepat sesuai dengan semangat dari Presiden Prabowo dan semangat kita bersama," tegas Gus Fawait.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pantau Langsung Pelayanan Homecare di Rowotamtu Rambipuji
Ia menambahkan, untuk peningkatan pelayanan di tingkat kecamatan ini pihaknya berharap Kemendagri bisa memberikan dukungan berupa perangkat keras, guna menunjang pelayanan.
"Kami mohon bantuan tiga unit mesin cetak e-KTP baru untuk kawasan perkotaan, peremajaan tujuh unit mesin yang sudah uzur di kecamatan lain, serta jaminan kelancaran pasokan blanko e-KTP dari pusat agar proses pencetakan dokumen warga berjalan tanpa hambatan teknis," tutupnya.***
Artikel Terkait
Tinjau Perbaikan Saluran Irigasi di Jenggawah, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Optimalisasi 7.070 Hektare Lahan Pertanian pada 2026
Respons Aspirasi Warga, Gus Fawait Datangi Rumah Warga Calon Penerima Bantuan RTLH
Tanggapi Keluhan Warga Wonojati Jenggawah Soal Jalan Rusak, Gus Fawait Jamin Bakal Segera Lakukan Perbaikan
Bupati Jember Gus Fawait Larang Keras Pungutan Liar Selama Masa Orientasi Sekolah
Siapkan Ribuan Beasiswa, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Siswa SMP dan MTS Tak Putus Sekolah
Bunga Kredit PNM Turun Drastis dari 20 Persen ke 8 Persen, Bupati Gus Fawait Ungkap Angin Segar Bagi UMKM Jember
Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan
Bupati Jember Gus Fawait Pantau Langsung Pelayanan Homecare di Rowotamtu Rambipuji
Bupati Jember Gus Fawait Bantah APBD 2027 Defisit karena Kekurangan Dana, Pinjaman Rp786 Miliar untuk Percepatan Pembangunan
Bupati Jember Gus Fawait Ungkap Efek Domino Program Home Care: Jangkau Warga Miskin Hingga Perbaiki Rumah Tak Layak Huni