SketsaNusantara.id - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember melakukan konsultasi ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), atas munculnya postur anggaran yang masuk dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2027, sebesar Rp786,5 miliar.
Rencananya anggaran yang diajukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tersebut, diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur, penerangan jalan umum (PJU) dan rumah sakit.
Setelah konsultasi ke PT SMI, Fraksi NasDem DPRD Jember bersepakat untuk melakukan pinjaman tersebut.
“Setelah kami tim Banggar ke PT SMI dan mendapatkan penjelasan secara detail, kami Fraksi NasDem mempertimbangkan untuk menyetujui pinjaman sebesar Rp786,5 miliar tersebut,” ujar Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto, saat dikonfirmasi, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia mengatakan, perubahan sikap ini bukan tanpa alasan melainkan hasil konsultasi yang dilakukan Banggar ke Jakarta, agar tidak menjadi beban bagi fiskal daerah nantinya.
“Tetap kami meminta agar ini dibahas secara detail, apalagi kami telah mendengar dan mempertanyakan kekhawatiran terkait pinjaman. Kemudian kita menilai jika pinjaman ini solusi yang ringan dalam percepatan pembangunan daerah,” imbuhnya.
“Khususnya untuk pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, PJU hingga rumah sakit,” paparnya.
Kendati demikian, David menegaskan jika masih akan menghitung besaran pinjaman atau besaran anggaran yang diperlukan yang tertuang dalam rancangan KUA PPAS 2027.
“Jadi kita lihat nanti besarannya, yang terpenting dihitunh secara jelas masing-masing programnya. Sehingga pinjaman ini selaras dengan skala prioritas pembangunan yang berdasar pada RPJMD dan RKPD,” tegasnya.
David menjelaskan, terkait bunga yang harus dibayarkan pasca disepakati peminjaman anggaran tersebut.
“Kami juga mempertanyakan soal bunga, dan ternyata ini lebih rendah dibandingkan dengan perbankan. Apalagi kita dengar tadi bunganya tidak flat dan cenderung menurun, artinya hanya dana yang dicairkan dan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan saja yang dikenakan bunga,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Rencana Pembangunan PLTSa di TPA Pakusari, DPRD Jember Minta Segera Ambil Langkah Konkret Pengolahan Sampah
Dukung Pemkab Luncurkan Program Homcare, DPRD Jember Dorong Pelayanan Kesehatan Bisa Menyentuh Plosok Desa
Program Homecare Segera Diluncurkan, Komisi D DPRD Jember Sebut Kesiapan SDM Jadi Penentu Keberhasilan Program
DPRD Jember Mulai Bahas APBD 2027, Target dan Proyeksi Pendapatan Daerah Tembus Rp4,5 Triliun
Silpa Tahun Anggaran 2025 Capai Rp600 Miliar, Ketua DPRD Jember: Sebagian Dialokasikan untuk Tambal Belanja Pegawai
Pasca Rapat APBD 2027 Tertutup, Fraksi PKB DPRD Jember Pastikan Pembahasan Selanjutnya Dilaksanakan Secara Terbuka
Evaluasi LPP APBD 2025, DPRD Jember Minta Pemkab Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Gubernur dan BPK
Fraksi Gerindra DPRD Jember Sebut Rencana Pinjaman di RAPBD 2027 Difokuskan untuk Percepatan Pembangunan, Ardi: Demi Kemaslahatan Rakyat
DPRD Jember Minta Pemkab Kaji Ulang Pinjaman Rp786,5 Miliar, Widarto: Masih Ada Alternatif Selain Utang
DPRD Jember Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Nogosari yang Meninggal di Kotabaru Kalimantan Selatan