Meski demikian, ia menegaskan seluruh rencana tersebut tetap bergantung pada persetujuan DPRD Kabupaten Jember. Apabila tidak mendapat persetujuan legislatif, pemerintah daerah tetap akan menjalankan pembangunan sesuai kemampuan APBD.
"Kalau DPRD setuju kita lanjutkan. Kalau tidak setuju juga tidak masalah. Jember tetap membangun dan tidak akan kekurangan uang. Ini bagian dari politik anggaran yang harus diputuskan bersama," katanya.
Gus Fawait juga memastikan, dana talangan tersebut tidak akan menjadi beban bagi pemerintahan berikutnya. Karena skema pembiayaan telah dirancang agar tidak mengganggu postur APBD di masa mendatang, termasuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) maupun kewajiban keuangan lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Ribuan PPPK Apresiasi Gus Fawait yang Garansi Perpanjangan Kontrak
Tinjau Lokasi Food Street di Jalan Kartini, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Penataan Kuliner Bakal Rampung Akhir Tahun 2026
Tinjau Perbaikan Saluran Irigasi di Jenggawah, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Optimalisasi 7.070 Hektare Lahan Pertanian pada 2026
Respons Aspirasi Warga, Gus Fawait Datangi Rumah Warga Calon Penerima Bantuan RTLH
Tanggapi Keluhan Warga Wonojati Jenggawah Soal Jalan Rusak, Gus Fawait Jamin Bakal Segera Lakukan Perbaikan
Bupati Jember Gus Fawait Larang Keras Pungutan Liar Selama Masa Orientasi Sekolah
Siapkan Ribuan Beasiswa, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Siswa SMP dan MTS Tak Putus Sekolah
Bunga Kredit PNM Turun Drastis dari 20 Persen ke 8 Persen, Bupati Gus Fawait Ungkap Angin Segar Bagi UMKM Jember
Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan
Bupati Jember Gus Fawait Pantau Langsung Pelayanan Homecare di Rowotamtu Rambipuji