Minggu, 2 Agustus 2026

Bupati Jember Gus Fawait Bantah APBD 2027 Defisit karena Kekurangan Dana, Pinjaman Rp786 Miliar untuk Percepatan Pembangunan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 2 Agustus 2026 | 01:25 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat paparan. (Dok Pemkab Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat paparan. (Dok Pemkab Jember)

Baca Juga: Siapkan Ribuan Beasiswa, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Siswa SMP dan MTS Tak Putus Sekolah

Dengan pembangunan yang dimajukan ke 2027, pemerintah daerah dapat membangun infrastruktur lebih banyak dengan anggaran yang sama, sekaligus menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.

“Salah satu proyek yang diprioritaskan melalui dana talangan adalah pengembangan fasilitas rumah sakit milik pemerintah daerah,” imbuhnya.

Gus Fawait menilai kapasitas layanan kesehatan di Jember perlu ditingkatkan seiring meningkatnya jumlah pasien setelah pelayanan kesehatan semakin membaik.

Ia mengungkapkan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD dr. Soebandi maupun RS Balung bahkan kerap melampaui 100 persen sehingga diperlukan pembangunan unit pelayanan baru.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Larang Keras Pungutan Liar Selama Masa Orientasi Sekolah

"Kinerja rumah sakit kita sudah baik dan antrean pasien semakin panjang. Karena itu kita membutuhkan unit baru agar pelayanan lebih optimal dan masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.

Menurut Gus Fawait, pembangunan unit baru tersebut tidak akan membebani APBD maupun keuangan rumah sakit karena pembiayaannya berasal dari dana talangan pemerintah pusat yang nantinya dapat dikembalikan melalui pendapatan layanan fasilitas baru.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut juga diperkirakan membuka lapangan pekerjaan baru, terutama bagi tenaga kesehatan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan tambahan ruang pelayanan.

Gus Fawait memastikan dana talangan yang direncanakan berasal dari pemerintah pusat melalui kementerian, bukan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Baca Juga: Respons Aspirasi Warga, Gus Fawait Datangi Rumah Warga Calon Penerima Bantuan RTLH

“Apalagi daerah lain tidak sepenuhnya mendapatkan akses untuk mendapatkan skema dana talangan tersebut. Mengapa kita dapat? salah satunya karena Jember dinilai memiliki kondisi fiskal yang sehat,” paparnya.

"Pendapatan daerah kita trennya naik sekitar 32 persen. Belanja pegawai juga masih di bawah 30 persen dari APBD. Karena itu Jember dianggap memiliki kemampuan fiskal yang sehat sehingga dipercaya mendapatkan dana talangan dari pemerintah pusat," jelasnya.

Selain pembangunan rumah sakit, dana talangan juga akan digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Menurut Gus Fawait, percepatan proyek menjadi lebih efisien karena biaya pembangunan jalan pada 2027 diperkirakan lebih rendah dibanding jika dikerjakan pada 2028 hingga 2030.

Baca Juga: Tanggapi Keluhan Warga Wonojati Jenggawah Soal Jalan Rusak, Gus Fawait Jamin Bakal Segera Lakukan Perbaikan

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X