Usai acara, Fatimah turut mengunggah cuplikan dialog bersama Bakom RI melalui akun Instagram pribadinya.
"Dua kursi saja semalam, tapi obrolannya panjang kali lebar. Terima kasih yang sudah menemani hingga selesai," tulis Fatimah dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram @fatimahzzhr.
Di penghujung acara, Fatimah akhirnya memberikan kesimpulan yang menyebut forum tersebut menjadi ruang dialog yang memperlihatkan bagaimana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat dinilai secara terbuka.
"Acara ini adalah latihan dialog yang baik antara saya dan Kepala Badan Komunikasi. Jadi kita bisa melihat wajah komunikasi pemerintah kita seperti ini," ujarnya.
"Di acara ini kita bisa melihat Dua Sisi, di mana narasumber bisa langsung berhadapan satu sama lain dan menyampaikan pandangannya secara terbuka sehingga masyarakat bisa menilai sendiri," pungkas Fatimah.
Baca Juga: 10 Homeless Media Bantah Jadi Mitra Pemerintah usai Pernyataan Bakom RI Viral di Media Sosial
Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi oleh M. Qodari yang meminta Fatimah menjelaskan lebih lanjut maksud dari istilah "wajah komunikasi pemerintah" yang ia sampaikan.
"Seperti apa wajah komunikasi pemerintah? Tolong dong dijelaskan panjang kali lebar, karena kalau dilempar ke pemirsa malah menimbulkan multitafsir. Kalau saya jelas membeberkan sesuai data dan ada angka-angkanya," kata Qodari.
Qodari pun tampak kehilangan kata-kata ketika Fatimah menyampaikan pandangannya. Ia juga menegaskan pemerintah pada prinsipnya tetap mendengarkan kritik dan masukan dari masyarakat.
"Kenapa kemudian saya menanyakan ini karena, terkesan kalau pemerintah nggak mau mendengarkan. Padahal kita selalu mendengarkan. Makanya saya kasih tahu teman-teman semuanya agar menyampaikan komunikasi dengan cara yang tepat," tandasnya.
Sikap Qodari yang kembali menyela perkataan Fatimah dan terkesan bersikap defensif mendapat sorotan tajam.
Perbedaan cara penyampaian pendapat antara Fatimah dan Qodari kemudian menjadi bahan diskusi di media sosial.
Banyak pengguna internet memuji respons Fatimah tetap tenang dan berusaha menyampaikan pandangannya hingga selesai, sementara sebagian lainnya menyoroti dinamika dialog yang berlangsung cukup intens.
Unggahan Fatimah pun dibanjiri komentar dukungan dari warganet. Beberapa figur publik, termasuk aktor Surya Saputra, juga tampak memberikan apresiasi melalui kolom komentar.
Artikel Terkait
5 Tuntutan BEM UI dalam Aksi Unjuk Rasa di Depan Mabes Polri, Minta Bripda MS Dihukum Berat
Apa itu Friksi Ekonomi? Inilah Arti Istilah yang Muncul di Tengah Ramainya Kritik Pemadaman Listrik Bergilir yang Merugikan Perekonomian Masyarakat
Profil dan Rekam Jejak Fatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI 2026 yang Viral Usai Kritik Program Makan Bergizi Gratis
Viral di Medsos, Wakil Rektor UNY Sebut Spanduk Kritik Mahasiswa Sampah hingga Adu Mulut soal Kebijakan SPPG
Kritik Pedas Tiyo Ardianto Soroti Mahasiswa Bayaran saat Demo, Singgung Dugaan Keterlibatan Penguasa Dukung Program MBG hingga Pemerintahan Kolonial