Jumat, 17 Juli 2026

Pemkab Pastikan Pengobatan Gratis Korban Diduga Keracunan Makanan di Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 16 Juli 2026 | 18:22 WIB
Perwakilan Satgas MBG Pemkab Jember. (Dok Pemkab Jember)
Perwakilan Satgas MBG Pemkab Jember. (Dok Pemkab Jember)

SketsaNusantara.id – Jajaran Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (Satgas MBG) bergerak cepat, dengan meninjau langsung kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Sukorejo pada Kamis 16 Juli 2026 siang.

Langkah ini dilakukan menyusul adanya laporan sejumlah warga yang jatuh sakit setelah menyantap paket makanan program tersebut.

Perwakilan Ketua Satgas MBG, Akhmad Helmi Luqman, membeberkan kesaksian dari salah satu orang tua pasien. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, hidangan yang dibagikan sebenarnya tampak higienis dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan saat hendak disantap.

Baca Juga: Diduga Langgar Prosedur, Operasional Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Jember Dihentikan Sementara

"Saat diperiksa oleh pihak keluarga sebelum dikonsumsi, tampilan fisik makanan tersebut sangat normal. Tidak tercium aroma busuk, tidak basi, dan sama sekali tidak ada yang mencurigakan," ungkap Helmi saat memberikan keterangan di Puskesmas Sukorejo.

Lantaran antusias menerima menu bergizi yang jarang mereka konsumsi, sang anak pun langsung menghabiskan jatah makanan tersebut. Namun, selang beberapa jam kemudian, kondisi kesehatan anak itu mendadak menurun drastis.

Korban mulai mengalami buang air besar terus-menerus, suhu tubuh melonjak panas, hingga muntah-muntah, sehingga pihak keluarga langsung membawanya ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Pemkab Jember Petakan Wilayah Krisis Air, Mulai Distribusikan Bantuan ke Desa-Desa

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dirilis oleh tim medis Puskesmas Sukorejo, sebagian besar pasien yang datang menunjukkan indikasi gangguan pencernaan yang seragam.

"Diagnosis sementara, para korban terindikasi mengalami muntaber (muntah dan berak)," kata Helmi. Namun, penyebab pasti dari insiden ini masih dalam proses investigasi mendalam oleh tim ahli kesehatan.

Merespons peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember langsung mengambil tindakan tegas. Melalui instruksi langsung Bupati Jember, Gus Fawait, seluruh biaya penanganan medis bagi warga yang terdampak dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: Sidak SPPG Diduga Penyebab Keracunan, Satgas MBG Pemkab Jember Temukan Beberapa Fakta Lapangan

Helmi menegaskan bahwa instruksi dari Bupati sudah sangat jelas, yakni menggratiskan seluruh perawatan tanpa beban biaya apa pun kepada keluarga korban. Pihak puskesmas juga telah diperintahkan untuk memberikan pelayanan prioritas dan terbaik.

Sebagai bentuk pencegahan dini, Satgas MBG Jember menginstruksikan pihak puskesmas untuk melakukan penyisiran (screening) secara door-to-door ke pemukiman warga.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X