"Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dapat berjalan dengan normal dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," ucapnya.
Pengunduran diri Febrie sendiri tidak terlepas dari penyelidikan yang tengah dilakukan tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Penyidik diketahui sedang mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang diduga menjadi penyebab sejumlah wilayah mengalami black out atau pemadaman listrik bergilir yang merugikan perekonomian masyarakat.
Seiring perkembangan penyidikan, aparat juga mendalami dugaan adanya aliran dana suap dan tindak pidana pencucian uang yang diduga melibatkan sejumlah pihak.
Baca Juga: Brigjen Polisi Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Penjualan Food Tray
Dalam proses tersebut, polisi melakukan penggeledahan di berbagai lokasi, mulai dari kafe, money changer, hingga sebuah safe house di kawasan Sentul.
Di akhir pernyataannya, Kejaksaan Agung mengajak masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
Institusi itu juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
"Kejaksaan Agung mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tetap menjunjung tinggi asas peraduga tak bersalah," pesannya.
Sementara itu, Febrie sebelumnya sempat memberikan klarifikasi dan membatntah memiliki keterkaitan dengan aset yang disita polisi termasuk yang ditemukan di Cafe de'Clan. Meski begitu, ia tak menampik bahwa rumah di Sentul, Bogor, merupakan kepemilikan Jampidsus.
"Dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis yang telah diberitakan di media sosial seperti di (cafe de'Clan) Cipete,” ujar Febrie di hadapan awak media pada hari Jumat, 10 Juli 2026.
Ia mengatakan bahwa barang bukti emas batangan dan sejumlah uang yang disita polisi dari rumah Jampidsus masih diselidiki pemiliknya, termasuk kegiatan dan bangunannya nanti akan dijelaskan lebih lanjut secara terbuka pada publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Fakta Mengejutkan Andri Mulyono, Bos Vendor Motor Listrik yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG Ternyata Sebelumnya Pernah Diperiksa KPK, Kasus Apa?
KPK Resmi Setop Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Pernyataan Ketua KPK soal Langkah Kejagung Jadi Sorotan
Update Kasus Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan GHS sebagai Tersangka Keenam, Diduga Beri Uang ke Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Alasan Kejagung Tolak Justice Collaborator Sony Sanjaya dalam Kasus Korupsi MBG, Belum Penuhi Aturan MA
Babak Baru Kasus Korupsi MBG! Usai Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak, Lodewyk Pusung Akhirnya Ajukan Permohonan Praperadilan, Ini Alasannya
Siapa LMI Tersangka Korupsi MBG? Brigjen Polisi yang Diduga Atur Pengadaan Ompreng MBG Ternyata Punya Kekayaan Fantastis, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan