SketsaNusantara.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati, akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas kegaduhan di media sosial yang menyeret namanya.
Sosok politisi Partai Gerindra tersebut ramai dibicarakan usai komentarnya di media sosial yang menyebut kata "gembrot" viral dan menuai kritik dari publik.
Sebelumnya, nama Nana menjadi sorotan setelah akun X @JakartaTalk mengunggah tangkapan layar komentar yang diduga berasal dari akun Instagram miliknya pada 16 Juni 2026.
Dalam tangkapan layar tersebut terlihat komentar bertuliskan, "Lagian siapa yang mau ngasih lo makan???? Udah GEMBROT!!!" yang ditujukan kepada seorang perempuan bernama Mak Denok yang menyampaikan kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Gedung DPRD Cirebon pada 15 Juni 2026.
Setelah menuai kecaman dari warganet, Nana mengunggah klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya @nanakencanawati.
Meski akun tersebut kini diketahui telah di-private, tangkapan layar klarifikasi itu telah beredar luas di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun X @watasiwasepta.
Dalam unggahan tersebut, Nana menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas komentarnya.
"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu yang bersangkutan, keluarga, serta seluruh masyarakat atas komentar yang saya tuliskan di media sosial," tulis Nana dalam klarifikasinya.
Nana juga mengakui bahwa komentar yang ditulisnya tidak tepat dan tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan sebagai pejabat publik.
Ia menyebut komentarnya telah menimbulkan ketidaknyamanan dan ketersinggungan bagi banyak pihak.
Selain itu, Nana menegaskan tidak memiliki maksud untuk merendahkan ataupun menghina siapa pun, meski tetap mengakui bahwa komentar tersebut tidak pantas untuk disampaikan.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi, BGN Sebut Penerima Manfaat Bisa Berkurang Hingga 8 Juta Orang
Elza Syarief Mundur dari Kasus Korupsi MBG, Bongkar Dugaan Uang Rutin ke Sony Sonjaya dan Alasan Tak Lagi Percaya Kliennya
Penjelasan BMKG Usai Gempa 6,7 SR Mengguncang Palu Sulawesi Tengah dan Tak Berpotensi Tsunami, Tercatat Sudah 20 Kali Terjadi Gempa Susulan
BMKG Sebut Gempa Palu Dipicu Sesar Aktif dengan Mekanisme Geser Turun, Penampakan Kondisi Pesisir saat Air Laut Surut Pasca Gempa Jadi Sorotan
DPR Soroti Rencana E-Voting Pemilu 2029, Dede Yusuf Ingatkan Risiko Keamanan Data dan Kesenjangan Infrastruktur
Viral Video Pesta di Karawang, KH Cholil Nafis Desak Pemerintah dan DPR Susun Aturan Lebih Tegas