Selasa, 16 Juni 2026

Fakta di Balik Mundurnya Elza Syarief dari Kasus MBG, Pendampingan Gratis Berakhir Setelah Muncul Dugaan Aliran Uang

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 Juni 2026 | 19:30 WIB
3 eks petinggi BGN yang jadi tersangka korupsi MBG. (Instagram/@Kejaksaan.ri)
3 eks petinggi BGN yang jadi tersangka korupsi MBG. (Instagram/@Kejaksaan.ri)

SketsaNusantara.id - Keputusan mendadak pengacara senior Elza Syarief menarik perhatian publik. Di tengah penyidikan kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ia memilih mengakhiri pendampingan hukumnya terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya.

Langkah tersebut memunculkan pertanyaan karena sejak awal Elza diketahui memberikan bantuan hukum tanpa memungut biaya.

Di tengah perkara yang menjadi perhatian nasional itu, pengunduran dirinya menjadi perkembangan baru yang banyak disorot.

Baca Juga: Kantin Sekolah Bakal Terlibat dalam Program MBG? Komisi X DPR Sebut Sudah Mengusulkan Sejak Awal

Kasus dugaan korupsi MBG sendiri terus menjadi perhatian karena berkaitan dengan program strategis pemerintah. Penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung juga terus berkembang seiring munculnya fakta-fakta baru dalam perkara tersebut.

Elza menjelaskan bahwa sejak awal dirinya mendampingi Sony Sanjaya secara probono. Ia menyebut tidak pernah menerima maupun meminta imbalan selama menjalankan tugas sebagai kuasa hukum.

"Tidak pernah terima uang sepeserpun dan tidak pernah minta juga dan tdk ada permintaan uang sama sekali," ujarnya.

Baca Juga: Dari Pembekuan MBG hingga Subsidi UKT, Ini Deretan Tuntutan Mahasiswa yang Diterima Gibran dan Akan Dibawa ke Prabowo

Menurut Elza, keputusan mendampingi Sony pada awal perkara didasari keinginan membantu mengungkap duduk persoalan secara jelas.

Ia berharap proses hukum dapat berjalan terbuka sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Selama proses pendampingan berlangsung, Elza mengaku menghadapi sejumlah kendala. Salah satu yang paling dirasakannya adalah sulitnya bertemu langsung dengan klien untuk mendapatkan penjelasan rinci mengenai perkara yang sedang berjalan.

Kondisi tersebut membuat komunikasi tidak berjalan optimal. Di sisi lain, perkembangan penyidikan juga menghadirkan informasi baru yang turut memengaruhi sikapnya terhadap perkara tersebut.

Situasi semakin berkembang setelah Kejaksaan Agung menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS), yang dikenal sebagai orang dekat Sony Sanjaya, sebagai tersangka. Penetapan tersebut menjadi salah satu peristiwa penting dalam rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi MBG.

Menurut Elza, munculnya berbagai informasi setelah penetapan tersangka baru membuatnya meninjau kembali sejumlah keterangan yang sebelumnya diterima dari kliennya. Ia mengaku memperoleh informasi mengenai hubungan keuangan antara Sony dan Asep yang berbeda dengan penjelasan yang ia terima sebelumnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X