"Adil itu tidak harus semuanya mendapat. Dalam konteks MBG, tidak semua anak harus menerima. Kelompok masyarakat yang tergolong mampu seharusnya tidak menjadi prioritas penerima," jelasnya.
Baca Juga: DPRD Jember Pelajari TPST BLE Banyumas, Solusi Atasi Darurat Sampah di TPA
Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, penerima MBG ini yang masuk dalam kategori Desil 8,9 dan 10 seharusnya tidak menjadi prioritas penerima program ini.
"Maka seharusnya program MBG ini menyasar pada penerima manfaat yang masuk dalam kategori Desil 1-7 minimal. Karena jika anak orang mampu pasti akan enggan mengkonsumsi MBG, dan ini akan menjadi mubazir juga jika tidak dikonsumsi," terangnya.
Ia menambahkan, jika proses evaluasi ini bisa dilakukan secara maksimal oleh pemerintah pusat hingga daerah, maka akan berdampak pada penghematan fiskal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Viral Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri as Shiddiqi Sampaikan Permohonan Maaf
Terbukti Bersalah, Majelis Kehormatan DPP Partaj Gerindra Beri Sanksi Tegas ke Anggota DPRD Jember yang Main Game
Anggota Dewan Main Game dan Merokok Saat Rapat, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Tegaskan Lakukan Evaluasi Menyeluruh
TPA Pakusari Over Capacity, DPRD Jember Ungkap Ancaman Sampah Menumpuk di Jalan dan Sungai
Anggota DPRD Jember Bongkar Alasan Main Game Saat Rapat: Lupa Kasih Makan Sapi
Belasan Siswa TK dan PAUD Keracunan MBG, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David: Cabut Izin SPPG Nakal
DPRD Jember Pelajari TPST BLE Banyumas, Solusi Atasi Darurat Sampah di TPA
Kunjungan Wisatawan ke Jember Tembus 1,8 Juta, DPRD Jember Dorong Sektor Pariwisata Lakukan Inovasi dan Perbaikan Infrastruktur
Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, DPRD Jember Dorong Pembenahan Kualitas 2 Stadion dan Fasilitas Olahraga
ASN Promosi Daerah, DPRD Jember Minta Pemkab Mengedepankan Pendekatan Persuasif