Minggu, 14 Juni 2026

Apa Itu PBX Finder? Mengenal Alat Pelacak yang Ditemukan di Kolong Mobil Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juni 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi alat pelacak  (Pexels/Ron Lach)
Ilustrasi alat pelacak (Pexels/Ron Lach)

Perangkat ini dirancang untuk membantu pengguna melacak barang-barang penting seperti kunci, tas, dompet maupun barang pribadi lainnya yang berisiko hilang.

Cara kerjanya mirip dengan berbagai perangkat pelacak Bluetooth yang beredar di pasaran.

Baca Juga: Tanggapan Istana Terkait Teror terhadap Ketua BEM UGM, Mensesneg Ingatkan soal Etika Penyampaian Kritik di Tengah Sorotan soal Kebebasan Berpendapat

Setelah dipasangkan dengan aplikasi pelacakan pada perangkat Apple, lokasi PBX Finder dapat diketahui melalui jaringan Find My yang memanfaatkan perangkat Apple lain di sekitarnya untuk membantu mengirimkan informasi lokasi.

Karena terhubung dengan sistem pelacakan modern, perangkat semacam ini juga dapat memunculkan peringatan pada ponsel ketika terdeteksi bergerak bersama seseorang yang bukan pemiliknya.

Fitur tersebut dirancang untuk mencegah penyalahgunaan tracker sebagai alat penguntit atau pelacak tanpa izin.

Baca Juga: Kenapa Dilarang? BEM UI Ungkap Alasan Ingin Lakukan Aksi Demo di Bundaran HI, Singgung Presiden Mengelak Kritik saat Ekonomi Tak Baik-Baik Saja

Apakah PBX Finder dijual bebas?

Sejumlah perangkat tracker berbasis Bluetooth dan jaringan pencarian barang saat ini memang dijual secara komersial untuk kebutuhan pribadi, seperti melacak kunci kendaraan, tas, dompet, koper, maupun barang berharga lainnya.

Produk sejenis PBX Finder juga dapat ditemukan melalui berbagai platform penjualan daring internasional.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai asal-usul perangkat yang ditemukan Tiyo maupun pihak yang memasangnya.

Penemuan tersebut pun masih sebatas pengakuan Tiyo dan belum disertai laporan kepada pihak kepolisian maupun hasil pemeriksaan lebih lanjut dari penemuan tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X