Minggu, 19 Juli 2026

Ngeri! Detik-Detik Terjadi Ledakan di Biak Numfor Papua, Diduga Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Area Pemukiman Warga, Begini Kronologinya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juni 2026 | 06:29 WIB
Terjadi ledakan di Biak Numfor Papua, diduga bom sisa perang dunia meledak di area pemukiman warga yang terekam CCTV pelabuhan (X/WeatherMonitors)
Terjadi ledakan di Biak Numfor Papua, diduga bom sisa perang dunia meledak di area pemukiman warga yang terekam CCTV pelabuhan (X/WeatherMonitors)

Berdasarkan data awal hasil olah TKP Polres Biak Numfor dan laporan Humas Kantor SAR Biak, diketahui bom tua berdaya ledak masif tertimbun atau berada di area kolong salah satu rumah panggung milik warga yang letaknya berbatasan langsung dengan area pinggiran pantai.

Ledakan dahsyat tiba-tiba terjadi tanpa ada tanda-tanda peringatan. Bom peninggalan tahun 1944 tersebut meledak secara tiba-tiba dengan kekuatan yang sangat masif.

Dentuman kerasnya terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di Pelabuhan Biak yang berjarak cukup jauh, serta terdengar hingga radius beberapa kilometer.

Gelombang kejut ledakan langsung meratakan sekitar 6 hingga 10 rumah panggung semipermanen di sekitarnya dalam hitungan detik. Rumah-rumah tersebut hancur berantakan menjadi puing-puing bangunan.

Baca Juga: Nekat Bikin Mercon Rakitan, 3 Remaja di Grobogan Jadi Korban Ledakan Petasan hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta mengamankan area sekitar.

Kabar yang beredar menyebutkan sedikitnya 10 warga dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan maut tersebut dan beberapa orang dilaporkan hilang setelah rumah mereka luluh lantak terkena ledakan.

Beredar pula video menyayat hati saat warga sekitar ikut melakukan pencarian bersama Basarnas pasca terjadi ledakan. Sejumlah korban ditemukan tertimbun puing-puing reruntuhan rumah dan ada yang terseret arus karena saat itu bertepatang dengan terjadinya arus pasang dekat pesisir pantai.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pendataan terkait jumlah pasti korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Baca Juga: Ledakan Amunisi Menelan Korban Jiwa di Garut, Ini Prosedur Pemusnahan Amunisi Tak Layak Pakai Berdasarkan Juklak Kementerian Pertahanan RI

Otoritas keamanan dan tim medis masih berfokus pada proses identifikasi jenazah serta penanganan darurat di lapangan. 

Dari total 5 korban yang dinyatakan meninggal dunia, 4 jenazah telah dievakuasi dan disemayamkan di RSUD Biak dan 1 lainnya dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut Biak.

Laporan awal dari kepolisian sebelumnya menyebutkan 5 korban jiwa telah ditemukan, sedangkan beberapa korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Viral Video Sebelum Ledakan Amunisi Kadaluarsa TNI AD di Garut, Belasan Warga Diduga Ikuti Proses Pembongkaran Bahan Peledak, Netizen Pertanyakan SOP

Proses pencarian yang dihentikan karena faktor kegelapan dan air laut yang sedang pasang, mengingat lokasi berada di Kompleks Perikanan/pesisir. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan sejak Senin pagi ini oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Brimob, dan Polri. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X