Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari kemungkinan adanya ledakan susulan.
Secara historis, Pulau Biak dulunya merupakan salah satu pangkalan pertahanan udara terbesar tentara Jepang yang kemudian dibom habis-habisan oleh pasukan Sekutu di bawah Jenderal Douglas MacArthur pada tahun 1944. Hal ini menyebabkan banyak amunisi militer gagal meledak yang tertimbun di tanah Biak.
Baca Juga: Geger! Ledakan Diduga dari Dalam Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, 54 Orang Jadi Korban
Peristiwa tragis ini pun menjadi sorotan publik di media sosial. Banyak warganet mengaku syok melihat dahsyatnya ledakan yang terjadi di tengah permukiman warga.
Tidak sedikit pula yang menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak musibah tersebut.
Hingga Minggu malam, aparat keamanan masih melakukan sterilisasi dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber ledakan serta mengantisipasi adanya bahan peledak lain yang diduga masih tertinggal di kawasan tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kronologi Ledakan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut, 4 Anggota TNI AD dan 9 Warga Sipil Jadi Korban, Apa Penyebabnya?
Sebut Kecelakaan Kerja, Gubernur Jawa Barat Tanggung Anak-Anak Korban Ledakan Amunisi Garut hingga Kuliah
Ketua DPR RI Minta TNI Lakukan Evaluasi Menyeluruh Terkait Ledakan Amunisi di Garut
Heboh! Ledakan di Masjid Pesona Regency Patrang, Jember Kejutkan Jemaah Tarawih, Plafon hingga Lemari Hancur
5 Fakta Ledakan di Perbatasan Surabaya-Sidoarjo, Sejumlah Rumah Warga Rusak dan 1 Orang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kecelakaan Kerja di Pabrik Baja