Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebelumnya memang telah menjadwalkan penutupan kawasan wisata Bromo dalam rangka pelaksanaan ritual sakral Yadnya Kasada oleh masyarakat Tengger.
Penutupan resmi diberlakukan mulai Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga Selasa, 2 Juni 2026. Sementara itu, saat kecelakaan terjadi pada Jumat pagi, seluruh aktivitas wisata dan operasional jip wisata di kawasan Bromo masih berlangsung normal.
Meski demikian, tragedi yang kembali terjadi di jalur Leter S ini menjadi pengingat penting mengenai aspek keselamatan transportasi wisata di kawasan pegunungan.
Banyak pihak berharap evaluasi menyeluruh dapat dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban jiwa di masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Apa itu Wulan Kapitu? Tradisi Ritual Suci Masyarakat Tengger Mengakibatkan Pembatasan Akses Wisata ke Gunung Bromo, Ini Maknanya
Khofifah Indar Parawansa Beri Santunan Puluhan Juta Bagi Keluarga Korban Laka Kereta Api Malioboro Ekspress di Magetan
Ngeri! Detik-Detik Terjadi Laka Beruntun Truk Menabrak Warung di Simpang 3 Balung Jember, Diduga Supir Tidak Fokus Berkendara, Begini Kronologinya
Viral! Gunung Bromo Jadi Lokasi Syuting Video DJ Yellow Claw Interstellar Trap Mix 2026, Lanskapnya Bikin Dunia Terpukau
Kronologi Kecelakaan Mobil Gus Hilman yang Tabrak Dum Truk di Tol Pasuruan-Probolinggo, Sopir Diduga Mengantuk
4 Fakta Kecelakaan Mobil Anggota DPR RI di Tol Paspro, Kronologi, Penyebab hingga Kondisi Terkini Gus Hilman