Minggu, 19 Juli 2026

Turut Jaga Inovasi Ekonomi Lokal Melalui Desa BRILian, Wisata Lontar Sewu Bertahan di Tengah Munculnya Pesaing

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB
Abdul Manaf mempraktikkan memanjat pohon lontar untuk mengambil legen. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)
Abdul Manaf mempraktikkan memanjat pohon lontar untuk mengambil legen. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

Pengelola Wisata Lontar Sewu merasakan manfaat yang berarti atas penunjang fasilitas dari BRI di tengah munculnya pesaing baru.

Dulu ketika masih ramai pengunjung, tiket outbond; paket bronze Rp75 ribu, silver Rp 90 rb, dan gold Rp120 mudah terjual. Kondisi itu kini berkurang. Sebagai terobosan agar Wisata Lontar Sewu tetap eksis, disediakan tambahan paket masuk dengan harga bervariasi.

Baca Juga: 5 Fakta Borobudur, Candi Buddha Terbesar di Dunia yang Jadi Tempat Perayaan Puncak Waisak, Ternyata Pernah Dibom!

“Anak anak sekolah itu kadang-kadang mau berkegiatan tapi kemampuan dananya terbatas. Akhirnya kami juga bikin untuk mereka itu mulai dari Rp30 ribu, 40 ribu, dan Rp50 ribu,” pungkas Arifin.

Sementara itu, Kepala Unit BRI Menganti, Abdul Mujib menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendampingan saat proses perlombaan Desa BRILian yang diikuti Wisata Lontar Sewu.

“Hal mendasar yang perlu kami kenalkan adalah bagaimana cara menggunakan pembayaran secara digital dengan QRIS. Metode pembayaran itu bertujuan mempermudah transaksi pembayaran. Kini, baik pengelola wisata maupun pengunjung sudah terbiasa memakai QRIS. Di kasir maupun di lapak UMKM sudah tersedia barkod QRIS,” pungkas Mujib.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X