Cerita dari pelajar Jepang itu menjadi bagian penting dalam sesi berbagi inspirasi tersebut. Kepedulian generasi muda terhadap keselamatan sesama menjadi pesan utama dalam kegiatan internasional itu.
Kepala Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim al Hariri, menyebut kegiatan tersebut tidak hanya membahas pengetahuan kebencanaan. Menurutnya, kegiatan itu juga menanamkan nilai kemanusiaan kepada generasi muda.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar mengenai kebencanaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Melalui kolaborasi PMI dan JRCS, diharapkan semakin banyak siswa yang memiliki kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak dini," ungkap Imam Muslim.
Melalui proyek SCR, PMI Kabupaten Jember terus memperkuat kolaborasi bersama berbagai mitra internasional. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan sekolah tangguh bencana yang siap menghadapi tantangan pada masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Hujan Disertai Angin Hancurkan Rumah Warga Jember, PMI Bergerak Salurkan Bantuan untuk Korban dan Keluarga Duka
PMI Jember Dapat Arahan Langsung dari BPOM, Standar Produksi Darah Kini Jadi Fokus Utama Pelayanan
KSR PMI Unmuh Jember Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi, 18 Relawan Baru Bakal Ditatar Teori hingga Praktik Lapangan
30 Calon Relawan KSR PMI Jember Ikuti Orientasi Kepalangmerahan, Siapkan Garda Depan Aksi Kemanusiaan