Rabu, 8 Juli 2026

Gus Ipul Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dihukum Seumur Hidup, Negara Janji Lindungi Korban

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 18 Mei 2026 | 07:00 WIB
Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati dicabut, Gus Ipul tegaskan pelaku kekerasan seksual di Pati harus dihukum berat (Instagram/gusipul_id)
Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati dicabut, Gus Ipul tegaskan pelaku kekerasan seksual di Pati harus dihukum berat (Instagram/gusipul_id)

Menurut Gus Ipul, anak-anak yang belajar di pesantren tersebut tidak boleh menjadi korban kedua akibat terputusnya pendidikan.

“Pada dasarnya kita ingin akses pendidikan anak-anak tetap bisa diperoleh. Mereka harus bersekolah di tempat yang paling aman, paling nyaman, dan paling memungkinkan,” tegasnya.

Kasus di Pati ini menjadi salah satu peringatan keras bagi lembaga pendidikan berbasis asrama. Pengawasan terhadap pesantren dan sekolah berasrama dinilai perlu diperkuat, terutama terkait mekanisme perlindungan anak dan pelaporan kekerasan seksual.

Bagi pemerintah, kasus ini bukan sekadar persoalan pidana individual, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan keagamaan. Karena itu, penanganan menyeluruh dari proses hukum hingga pemulihan korban disebut menjadi prioritas.

Sejumlah pihak berharap kasus di Pati menjadi momentum evaluasi nasional terhadap sistem pengawasan pesantren. Langkah tegas terhadap pelaku dinilai penting agar lembaga pendidikan tetap menjadi ruang aman bagi anak-anak, bukan tempat lahirnya trauma berkepanjangan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X