Pendekatan tersebut dinilai penting agar dampaknya tidak hanya terasa di sektor pariwisata.
"Penguatan identitas gastronomi bukan hanya tentang kuliner, tetapi juga tentang pembangunan ekosistem kreatif yang berdampak pada ekonomi masyarakat, pariwisata, pelestarian budaya, dan pengembangan kota secara berkelanjutan."
Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi momentum awal dalam memperkuat sinergi berbagai pihak.
Kolaborasi itu nantinya diarahkan untuk mendukung proses pengembangan Padang sebagai kota gastronomi yang memiliki daya saing global.
Upaya tersebut sekaligus membuka peluang lebih besar bagi sektor kuliner lokal untuk berkembang. Tidak hanya memperkenalkan makanan khas Minangkabau, tetapi juga memperkuat posisi Sumatera Barat dalam peta ekonomi kreatif Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kolaborasi Promedia Group dan ICCN Resmi Dimulai, Targetkan Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia
ICCN Luncurkan Buku Retrospektif Kota Kreatif Indonesia, Kolaborasi Lebih dari 50 Penulis Rekam Perjalanan Kota Kreatif dari Yogyakarta hingga Blitar
ICCN Buka Pendaftaran IP Kreatif 2026, Dari Ide hingga Produk Siap Komersial Bisa Ikut Program Kolaborasi
Film Pelangi di Mars Tayang Hari Ini 18 Maret 2026, ICCN Ajak Publik Dukung Karya Animasi Anak Bangsa di Bioskop
Buruan Daftar, ICCN Buka Researcher Pool 2026 untuk Akademisi dan Peneliti, Ini Fokus Riset dan Tahapan Lengkapnya