SketsaNusantara.id - Upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui kerja sama antara Promedia Group dan Indonesia Creative Cities Network.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding. Kesepakatan itu menjadi dasar kerja sama dalam penguatan pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Jakarta pada Kamis, 12 Maret 2026. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh CEO Promedia Group Agus Sulistriyono dan Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network Tubagus Fiki Chikara Satari.
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian pelaku ekonomi kreatif di berbagai kota dan kabupaten. Kolaborasi juga diharapkan memperluas ruang kerja sama antara jaringan media dan komunitas kreatif.
Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki Chikara Satari menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menyebut kerja sama ini memiliki kesamaan tujuan dalam penguatan ekosistem kreatif di daerah.
"Kami menyambut baik kolaborasi bersama Promedia dimana memiliki visi dan rencana yang sama yaitu penguatan para pelaku ekonomi kreatif di setiap kota kabupaten di seluruh Indonesia," tutur Fiki.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu cara untuk memperkuat jaringan ekonomi kreatif nasional. Melalui kemitraan tersebut, berbagai potensi kreatif di daerah diharapkan dapat berkembang lebih luas.
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono juga menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif. Ia menilai kerja sama dengan ICCN dapat memperluas dampak program pemberdayaan kreatif di berbagai wilayah.
"Bersama ICCN sangat senang berkolaborasi, karena sama-sama memiliki visi yang sama yaitu kemandirian ekonomi melalui ekonomi kreatif yang langsung menyentuh 514 kota kabupaten di seluruh Indonesia," jelas Agus Sulistriyono.
Indonesia Creative Cities Network selama ini dikenal sebagai jaringan komunitas kota kreatif di Tanah Air. Organisasi tersebut menghubungkan berbagai pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah.
Hingga saat ini, ICCN memiliki jaringan pelaku ekonomi kreatif yang tersebar di lebih dari 250 kota dan kabupaten. Jaringan tersebut menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai komunitas kreatif di Indonesia.
Di sisi lain, Promedia Group memiliki jaringan media yang tersebar luas di berbagai wilayah. Perusahaan tersebut memiliki lebih dari 1.200 media lokal dan nasional yang beroperasi di sekitar 240 kota dan kabupaten.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak mendorong terbentuknya kemitraan berbasis konsep hexahelix. Model kolaborasi tersebut melibatkan berbagai unsur yang berperan dalam pengembangan ekosistem kreatif.
Artikel Terkait
Heboh ID Card Jurnalis Dicabut Istana, CEO Promedia: Tindakan Berlebihan Justru Merusak Citra Presiden Prabowo
Forum JPP Promedia Bahas Perang Harga, Suzuki Ungkap Strategi Pasar dan Target Zero Net Emission
Roadshow Journalism 360 Promedia Siap Hentak Bandung dan Tasikmalaya, Bahas Masa Depan Media dan Konten Digital
Promedia Gelar CoreLab 2025 di Unikom Bandung, Ajak Mahasiswa Pahami Industri Media dan Kreator Digital
Roadshow Journalism 360 di Tasikmalaya: Promedia Dorong Media Lokal Bertumbuh dengan Konsep Economic Sharing