Kamis, 18 Juni 2026

10 Homeless Media Bantah Jadi Mitra Pemerintah usai Pernyataan Bakom RI Viral di Media Sosial

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 8 Mei 2026 | 10:00 WIB
Sejumlah Homeless Media bantah jadi mitra pemerintah usai disebut Bakom RI (Pexels/ Gulsah Aydogan)
Sejumlah Homeless Media bantah jadi mitra pemerintah usai disebut Bakom RI (Pexels/ Gulsah Aydogan)

SketsaNusantara.id - Pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, terkait keterlibatan puluhan homeless media sebagai mitra komunikasi publik pemerintah memicu polemik di media sosial.

Sebelumnya, Bakom RI menyebut sekitar 40 homeless media telah menjadi bagian dari mitra resmi komunikasi publik pemerintah Indonesia. Namun setelah informasi tersebut viral, sejumlah kanal media digital dan kreator konten justru memberikan klarifikasi dan membantah keterlibatan mereka.

Gelombang bantahan itu ramai diperbincangkan usai akun media sosial @seekhustle mengunggah rangkuman klarifikasi dari berbagai homeless media pada 7 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa banyak media digital merasa tidak pernah dihubungi ataupun menghadiri pertemuan dengan Bakom RI.

Baca Juga: Promedia Group Buka Jalan Influencer Jadi Media Profesional, Bisa Dapat Website Gratis hingga Iklan Brand Nasional

“Viralnya pertemuan Bakom dengan perwakilan Homeless Media malah menghasilkan isu sensitif baru yang membuat para homeless media membuat klarifikasi,” tulis akun tersebut.

Salah satu media yang memberikan klarifikasi ialah Ngomongin Uang. Melalui pernyataan resminya, mereka menegaskan tidak pernah menerima undangan ataupun menjalin komunikasi dengan Bakom RI, baik secara langsung maupun digital.

Klarifikasi serupa juga disampaikan Bapak2id. Kanal tersebut mengaku terkejut karena namanya disebut dalam pemberitaan terkait kerja sama dengan pemerintah.

Baca Juga: Apa itu Homeless Media? Intip Fakta Menarik dan Perkembangan Media tanpa 'Rumah' yang Kini Keberadaannya Mulai Dilirik Pemerintah

Mereka menegaskan tidak tergabung dalam forum ataupun agenda yang dikaitkan dengan Bakom RI.

Sementara itu, Big Alpha membenarkan bahwa mereka merupakan bagian dari Indonesia New Media Forum (INMF). Namun, mereka membantah direkrut pemerintah sebagai mitra penyampai program komunikasi publik.

Kanal media digital Narasi juga menyatakan tidak mengetahui maupun menghadiri pertemuan yang disebut berkaitan dengan INMF dan Bakom RI pada 6 Mei 2026.

Baca Juga: Heboh INMF dan Homeless Media, Netizen Soroti Unggahan Perdana: ‘Konten Pertamanya Klarifikasi’

Hal yang sama diungkap Pandemic Talks. Mereka menegaskan INMF merupakan forum independen yang dibangun komunitas new media dan bukan dibentuk oleh pemerintah.

Selain itu, NKSTHI mengaku tidak pernah dihubungi ataupun menyepakati bentuk kerja sama apa pun dengan Bakom RI.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X