SketsaNusantara.id - Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Erin Taulany memasuki babak baru. Setelah laporan hukum bergulir, Erin akhirnya memberikan penjelasan terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Dalam keterangannya, Erin membantah melakukan tindakan kekerasan terhadap asisten rumah tangganya, Herawati. Ia justru mengungkap adanya dugaan pelanggaran privasi yang dilakukan oleh ART tersebut selama bekerja di rumahnya.
Menurut Erin, Herawati kerap merekam berbagai aktivitas di dalam rumah tanpa sepengetahuan pemilik. Rekaman tersebut kemudian disebut diunggah ke akun media sosial pribadi milik ART tersebut.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany Makin Panas, Fakta Mengejutkan Terungkap ke Publik
"Jadi yang paling krusial adalah dia melakukan konten ke media sosial si ART itu, milik pribadinya dia sendiri tentang isi rumah. Jadi privasi isi rumah saya dan anak-anak tuh divideo-videoin," ujar Erin Taulany saat menggelar konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini.
Ia menyebut, tindakan tersebut mencakup berbagai sudut rumah hingga aktivitas keluarga. Selain itu, Erin juga mengungkap bahwa anak-anaknya ikut menjadi objek rekaman tanpa izin.
Tak hanya itu, Erin menyampaikan bahwa ART tersebut juga diduga melakukan tindakan lain yang dinilai tidak pantas. Di antaranya menggunakan barang pribadi milik keluarga tanpa persetujuan.
"Kegiatannya anak-anak, terus mobil saya, rumah saya seisi rumah, dari tampak depan, belakang. Terus baju anak saya dipakai tanpa izin. Pokoknya dia melakukan perbuatan yang tidak sepantasnyalah untuk kerja di rumah sebagai ART," tegas Erin.
Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut berdampak langsung pada kondisi psikologis anak-anaknya. Salah satu anaknya disebut merasa terganggu dengan keberadaan rekaman yang diunggah ke media sosial.
Anak tersebut bahkan sempat mempertanyakan alasan dirinya muncul dalam konten milik ART. Reaksi tersebut muncul karena aktivitas pribadi yang seharusnya bersifat tertutup menjadi konsumsi publik.
Erin menyebut bahwa area pribadi seperti kamar hingga kegiatan santai keluarga turut terekam. Hal ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap batas privasi di dalam rumah tangga.
Sementara itu, kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, turut memberikan penjelasan terkait situasi tersebut. Ia menilai tindakan yang dilakukan ART tidak hanya melanggar etika kerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keamanan.
Menurutnya, penyebaran informasi mengenai isi rumah hingga kendaraan dapat membuka celah terhadap kemungkinan tindakan kriminal di masa mendatang. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya mengambil langkah hukum.
Artikel Terkait
Pantang Menyerah, Andre Taulany Masih Nekat Ajukan Cerai Erin, Mediasi Jadi Jalan Terakhir?
Tak Putus Asa, Andre Taulany Kembali Gugat Cerai Erin Taulany Keempat Kalinya
Akhir Kisruh Rumah Tangga Andre Taulany dan Erin Sepakat Cerai Secara Damai: Demi Kepentingan Anak
Resmi Bercerai dengan Erin, Andre Taulany Bakal Ubah Penampilan, Netizen: Kayak ala Masih Single Ya Pak Haji
Jadwal Ikrar Talak Cerai Andre Taulany Mendekat, Penjelasan Pengadilan dan Unggahan Erin Membuat Situasi Rumah Tangga Keduanya Disorot