SketsaNusantara.id - Perkembangan media digital membuat banyak influencer mulai mengubah akun media sosial menjadi bisnis profesional. Kebutuhan tersebut kini semakin besar seiring ketatnya regulasi dan standar industri konten digital.
Di tengah persaingan platform media sosial yang semakin ramai, para content creator juga dituntut membangun identitas media yang lebih kredibel. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas konten sekaligus memperluas peluang bisnis.
Melihat perkembangan itu, Promedia Group membuka program baru untuk para influencer dan content creator di Indonesia. Program tersebut memberi kesempatan kepada kreator untuk bergabung dalam jaringan media digital profesional.
Promedia Group melalui unit bisnis Voxpro kini membuka pendaftaran Mitra Influencer Media Network. Program ini ditujukan bagi influencer yang ingin meningkatkan kualitas pengelolaan media sosial menjadi entitas media profesional.
Program tersebut terbuka untuk berbagai kategori kreator digital. Mulai dari konten berita, viral, edukasi, hiburan, hingga gaya hidup.
Melalui program ini, peserta berkesempatan memperoleh berbagai fasilitas penunjang pengembangan media digital. Salah satu fasilitas yang ditawarkan ialah pembuatan website personal secara gratis.
Website tersebut nantinya dapat menggunakan nama media sesuai keinginan peserta. Langkah ini diharapkan membantu kreator memperkuat identitas media digital miliknya.
Selain website gratis, peserta juga berpeluang mendapatkan akses kerja sama iklan. Iklan tersebut disebut berasal dari pemerintah, BUMN, hingga brand nasional.
Program ini juga menyediakan pelatihan serta pendampingan untuk para kreator. Pendampingan dilakukan agar peserta mampu mengelola media digital secara lebih profesional.
Promedia Group menyebut program tersebut dapat diikuti kreator pemula maupun profesional. Tujuannya agar para peserta memiliki peluang memperbesar pendapatan dari media sosial.
Kebutuhan transformasi influencer menjadi media profesional memang semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak kreator kini tidak hanya mengandalkan konten hiburan semata.
Sebagian kreator mulai membangun platform media digital dengan sistem bisnis yang lebih terstruktur. Langkah tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat perlindungan hak cipta karya digital.
Artikel Terkait
Forum JPP Promedia Bahas Perang Harga, Suzuki Ungkap Strategi Pasar dan Target Zero Net Emission
Roadshow Journalism 360 Promedia Siap Hentak Bandung dan Tasikmalaya, Bahas Masa Depan Media dan Konten Digital
Promedia Gelar CoreLab 2025 di Unikom Bandung, Ajak Mahasiswa Pahami Industri Media dan Kreator Digital
Roadshow Journalism 360 di Tasikmalaya: Promedia Dorong Media Lokal Bertumbuh dengan Konsep Economic Sharing
Forum JPP Promedia Bahas Konsep Self Policing: Dedy Tabrani Ungkap Peran Warga dalam Menjaga Keamanan Sosial