SketsaNusantara.id - Penyakit campak kian merebak di Kabupaten Jember, tercatat sejak awal tahun 2026 sudah ada sebanyak 107 terduga kasus yang tersebar di berbagai kecamatan.
Hal ini berdasarkan pencatatan dan sampel yang telah didata oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Jember, Rita Wahyuningsih mengatakan ada peningkatan setiap bulannya suspek.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
“Memang ada peningkatan sejak awal tahun dan terduganya mencapai 107 kasus, hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 7 Mei 2026.
Dari total 107 kasus yang terduga tersebut, telah diambil sampel dan diuji di laboratorium di Surabaya kemudian hasilnya ada sekitar 25 kasus yang dinyatakan positif campak.
“Sampel ini kita ambil dari 107 terduga kasus tersebut, dan hasilnya positif sebanyak 25 orang,” imbuhnya.
Baca Juga: Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember
Rita menyampaikan, kasus positif ini tengah ditangani fasilitas kesehatan atau puskesmas di berbagai wilayah untuk mendapatkan penanganan.
Kendati demikian, Rita mengungkapkan data ini masih bisa berkembang karena adanya pemantauan terus dilakukan dan berpotensi tersebar.
“Karena 107 terduga ini sampelnya masih telah dikirim sejak bulan Februari 2026 lalu, dan hasilnya baru keluar sekitar 25 orang tersebut. Sehingga ini bukan data baru, melainkan data lama. Maka kami terus melakukan pemantauan secara menyeluruh,” pungkasnya.
Baca Juga: Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi
Ia mengungkapkan, saat ini Dinkes telah melakukan upaya dalam pemantauan dan jika diduga ada yang menjadi suspek baru maka dilakukan penindakan sesuai dengan tata laksananya.
“Mulai dengan melakukan penguatan imunisasi, termasuk juga menyasar daerah-daerah yang tidak terindikasi untuk dilakukan imunisasi sebagai langkah preventif,” tegasnya.
Artikel Terkait
Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini
Cara Jitu Pemkab Jember Tingkatkan Pajak Asli Daerah Tanpa Membenani Rakyat dengan Kenaikan Tarif
Senyum Sanima di Balik Roda Baru, Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Jember
Urai Kemacetan di Puger, Pemkab Jember Perpanjang Durasi Operasional Truk Tambang
Genjot PAD 2026 dari Retribusi PKL, Pemkab Jember: Masih Opsi dan Perlu Kajian Matang
Kendalikan Inflasi Pasca Lebaran, Pemkab Jember Salurkan Bantuan Pangan hingga Lakukan Mitigasi Bencana Ekstrem
Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi
Pemkab Jember Gelar OSMA di JSG, Warga Bisa Olahraga Sore Sekaligus Donor Darah, Cek Kesehatan dan Nikmati UMKM
Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember
Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah