Jumat, 19 Juni 2026

25 Kasus Positif Campak dari  107 Terduga, Dinkes Jember Antisipasi Penyebarannya: Penguatan Imunisasi

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 7 Mei 2026 | 16:19 WIB
Kabid P2 Penyakit Menular Dinkes Jember Rita Wahyuningsih. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Kabid P2 Penyakit Menular Dinkes Jember Rita Wahyuningsih. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Penyakit campak kian merebak di Kabupaten Jember, tercatat sejak awal tahun 2026 sudah ada sebanyak 107 terduga kasus yang tersebar di berbagai kecamatan.

Hal ini berdasarkan pencatatan dan sampel yang telah didata oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Jember, Rita Wahyuningsih mengatakan ada peningkatan setiap bulannya suspek.

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah

“Memang ada peningkatan sejak awal tahun dan terduganya mencapai 107 kasus, hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 7 Mei 2026.

Dari total 107 kasus yang terduga tersebut, telah diambil sampel dan diuji di laboratorium di Surabaya kemudian hasilnya ada sekitar 25 kasus yang dinyatakan positif campak.

“Sampel ini kita ambil dari 107 terduga kasus tersebut, dan hasilnya positif sebanyak 25 orang,” imbuhnya.

Baca Juga: Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember

Rita menyampaikan, kasus positif ini tengah ditangani fasilitas kesehatan atau puskesmas di berbagai wilayah untuk mendapatkan penanganan.

Kendati demikian, Rita mengungkapkan data ini masih bisa berkembang karena adanya pemantauan terus dilakukan dan berpotensi tersebar.

“Karena 107 terduga ini sampelnya masih telah dikirim sejak bulan Februari 2026 lalu, dan hasilnya baru keluar sekitar 25 orang tersebut. Sehingga ini bukan data baru, melainkan data lama. Maka kami terus melakukan pemantauan secara menyeluruh,” pungkasnya.

Baca Juga: Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi

Ia mengungkapkan, saat ini Dinkes telah melakukan upaya dalam pemantauan dan jika diduga ada yang menjadi suspek baru maka dilakukan penindakan sesuai dengan tata laksananya.

“Mulai dengan melakukan penguatan imunisasi, termasuk juga menyasar daerah-daerah yang tidak terindikasi untuk dilakukan imunisasi sebagai langkah preventif,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X