SketsaNusantara.id — Warga Kecamatan Semboro menggelar kegiatan budaya bertajuk Jagongan Rebo Pon di halaman SMP 17 Agustus Semboro pada Rabu 6 Mai 2026 malam.
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi masyarakat sekaligus upaya menjaga tradisi kebersamaan di tengah perkembangan zaman.
Pada pelaksanaan kali ini, Jagongan Rebo Pon mengusung tema “Ngraketake Paseduluran, Mrataake Tentrem, Nggampangake Gotong Royong”.
Baca Juga: Program MPP Mini, DPRD Jember Apresiasi Pelayanan Publik Mudah di Kecamatan
Tema tersebut mengandung pesan tentang pentingnya memperkuat hubungan persaudaraan, menciptakan suasana damai, serta menumbuhkan budaya gotong royong di lingkungan masyarakat.
Penggagas kegiatan, Adip Muttaqin mengatakan, acara itu sengaja dihadirkan sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarwarga dari berbagai kalangan.
“Intinya adalah untuk mempererat tali persaudaraan, menciptakan ketenangan, serta membiasakan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Adip.
Baca Juga: Kronologi Mahasiswa Sesak Napas di Warung, PMI Jember Turun Tangan
Menurut dia, Jagongan Rebo Pon juga membawa semangat “Noto Ati, Noto Pikiran, Noto Tujuan” yang dimaknai sebagai upaya menyelaraskan hati, pola pikir, dan tujuan bersama demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.
Adip menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menjaga budaya lokal agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.
“Kami ingin mengajak semua elemen masyarakat, dari muda hingga tua, untuk berkumpul dalam suasana yang positif. Jangan sampai tradisi dan nilai-nilai luhur ini hilang tergerus zaman,” katanya.
Baca Juga: Darurat Sampah, Produksinya Capai Ribuan Ton per Hari, DPRD Jember Desak Penanganan Serius
Suasana Jagongan Rebo Pon berlangsung santai namun tetap sarat makna. Seluruh peserta tampak duduk lesehan sambil berdiskusi dan membangun komunikasi bersama secara akrab.
Acara itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari kalangan pemuda hingga orang dewasa. Selain warga, kegiatan tersebut juga melibatkan Forum Komunikasi Kecamatan Semboro yang terdiri dari unsur pemerintahan, TNI, dan Polri.
Artikel Terkait
Warga Garahan Silo Jember Hilang Terbawa Arus, Pencarian Terus Dilakukan
Gapensi Keluhkan Harga Satuan Bahan Baku Melonjak, Komisi C DPRD Jember: Jangan Sampai Pekerjaan Proyek di Penghujung Tahun
Dorong Kemudahan Literasi, UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember Resmikan Aplikasi KHASTAKA Berbasis Digital
May Day 2026 di Jember Diwarnai Aksi Kemanusiaan, Buruh Ikut Donor Darah di Tengah Jalan Sehat
Donor Darah di FTP UNEJ Sukses Besar, Dosen hingga Mahasiswa Turun Langsung Bantu Stok PMI Jember
Ribuan Calon Haji Jember Dilepas Bupati Gus Fawait, Fokus pada Ibadah dan Kuatkan Niat hingga Fisik
Darurat Sampah, Produksinya Capai Ribuan Ton per Hari, DPRD Jember Desak Penanganan Serius
Kronologi Mahasiswa Sesak Napas di Warung, PMI Jember Turun Tangan
Program MPP Mini, DPRD Jember Apresiasi Pelayanan Publik Mudah di Kecamatan
3 Rute Bus Terjauh di Indonesia, Ada PO ALS yang Melayani Trayek Jember-Medan dengan Jarak 3.000 Kilometer!