SketsaNusantara.id - Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan sivitas akademika Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember melalui aksi donor darah yang digelar bersama PMI Kabupaten Jember. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, dan berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah dari mahasiswa hingga dosen.
Aksi donor darah yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam PA Khatulistiwa tersebut berlangsung di lingkungan kampus FTP UNEJ. Dalam kegiatan ini, tercatat sebanyak 36 kantong darah berhasil dihimpun, menjadi kontribusi nyata dalam membantu ketersediaan stok darah di wilayah Jember dan sekitarnya.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan fakultas. Kehadiran para dosen dan pimpinan FTP UNEJ menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan tidak mengenal batas jabatan. Bahkan, beberapa di antaranya turut berpartisipasi langsung sebagai pendonor.
Dekan FTP UNEJ, Sri Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa dirinya telah rutin mendonorkan darah hingga lebih dari 25 kali. Namun, pada kesempatan kali ini ia belum dapat berpartisipasi karena kondisi hemoglobin yang tidak memenuhi syarat. Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Dekan III FTP UNEJ, Ahmad Nafi’, mengaku bersyukur karena akhirnya dapat lolos tahap skrining setelah sebelumnya beberapa kali terkendala. Ia menilai kegiatan donor darah seperti ini sangat penting dan perlu terus didorong sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa.
Partisipasi juga datang dari kalangan dosen lainnya, termasuk Lailatul Azkiyah yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. Ia menyampaikan bahwa donor darah merupakan bentuk sederhana namun berdampak besar dalam menyelamatkan nyawa sesama.
Baca Juga: Turut Serta dalam Pencarian Warga Silo yang Hanyut di DAM Mayang, PMI Jember Siagakan Ambulans
Tak kalah antusias, mahasiswa FTP UNEJ juga menunjukkan semangat tinggi dalam kegiatan ini. Salah satunya adalah Anggi, pengurus LPM Manifest, yang mengaku bahagia dapat berkontribusi sebagai pendonor pemula. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa FTP UNEJ. Ia menjelaskan bahwa setiap kantong darah yang terkumpul akan melalui serangkaian proses medis yang ketat sebelum dapat digunakan oleh pasien. Proses tersebut meliputi pemeriksaan terhadap berbagai penyakit menular seperti HIV/AIDS, sifilis, dan hepatitis.
“Setelah dinyatakan aman, darah akan didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. Ini adalah proses penting untuk memastikan keamanan pasien,” jelasnya.
Baca Juga: Operasi SAR Sungai Garahan Jember: PMI, Basarnas, dan Relawan Gabungan Fokus Cari Korban Hilang
Ketua panitia pelaksana, Amelia Putri Melinda, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Ia juga mengapresiasi kerja sama solid seluruh anggota PA Khatulistiwa yang telah menyukseskan acara dari awal hingga akhir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan darah di PMI Kabupaten Jember dapat terbantu, sekaligus membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya aksi kemanusiaan. Donor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menanamkan nilai empati dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.***
Artikel Terkait
PMI Jember Latih 25 Relawan SIBAT Puger Wetan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir
PMI Jember Buka Rekrutmen Relawan KSR 2026, Kesempatan Emas Pemuda Berkontribusi di Bidang Kemanusiaan dan Kebencanaan
Bupati Jember Turun Langsung ke IGD, Beri Motivasi Petugas PMI Setelah Tangani Kasus Darurat
Peserta OSMA Jember Tunjukkan Kepedulian, Antusias Donor Darah di JSG, PMI Beri Apresiasi
PMI Jember Perkuat Desa Tangguh, SIBAT Ajarkan Pertolongan Pertama Dasar ke Warga Lewat Metode Door to Door
PMR SMK Negeri 1 Jember Gelar Sosialisasi hingga Aksi Donor Darah, Serahkan 22 Kantong ke PMI Jember