Berdasarkan informasi dari akun Instagram @sosokbisnis, awalnya perusahaan bus ini bernama PT Pengangkutan dan Industri Antar Lintas Sumatera.
Saat pertama berdisi, perusahaan ini menggunakan 2 unit truk model Chevrolet C-50.
Truk ini awalnya beroperasi untuk mendistribusikan hasil bumi dan barang.
Seiring berjalannya waktu, bisnis ini kemudian berkembang hingga muncul ide untuk menjadikannya perusahaan pengangkut orang.
Truk Chevrolet C-50 tersebut kemudian dimodifikasi menjadi pengangkut penumpang.
Respons masyarakat yang positif akhirnya membuat ALS bertransformasi menjadi angkutan umum penumpang hingga saat ini.
Awalnya, kantor pusat PO Bus ALS berada di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Kemudian kantor pusat ALS pindah ke Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.
Saat ini, jabatan Direktur Utama PT ALS dipegang oleh Chandar Lubis, generasi kedua dari keluarga Haji Suti Lubis.
Pelopor Bus Rute Terjauh di Indonesia
Sebelum tahun 1970-an, ALS hanya beroperasi di Sumatera, dengan rute terjauh ke Bakauheni, Lampung.
Artikel Terkait
Habib Jafar Sentil 'Ulama Buruk' di Tengah Sorotan Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati, Unggahan Dalil tentang Pendusta Agama Jadi Sorotan
Bukan Cuma KA Argo Bromo Anggrek, Ini Daftar Sejumlah Kereta Api di Indonesia yang Sudah Lebih Dulu Berganti Nama, Ada yang 'Pensiun' Karena Efisiensi
Di Mana Kiai Ashari? Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati Diduga Kabur, Sempat Terlihat di Kudus
ASN di Sulbar Live Tiktok saat Jam Kerja: 'Nggak Kerja ya sampai Lihat Live Aku? Kamu Pengangguran ya?'
Menu MBG Perdana di Salah Satu MI di Pasuruan “Garingan” Tanpa Sayur
Diversifikasi Pembiayaan Negara, Pemerintah Siapkan Panda Bond Berdenominasi RMB di Pasar China
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Jadi Sorotan, Kemenag Susun Regulasi Ketat dan Sistem Pengawasan Baru