SketsaNusantara.id. - Salah satu armada bus milik PO ALS (Antar Lintas Sumatera) terlibat kecelakaan dengan truk tanki di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Bus nahas dengan rute Semarang-Medan ini diduga hilang kendali hingga menabrak truk tanki yang melaju dari arah berlawanan.
Kecelakaan yang terjadi pada Rabu siang, 6 Mei 2026 ini menelan belasan korban meninggal dunia.
ALS adalah salah satu operator bus yang melayani trayek lintas Pulau Sumatera dan Pulua Jawa.
ALS dikenal sebagai salah satu perusahaan bus terbesar dan tertua di Sumatera.
PO bus legendaris ini memiliki sejarah panjang bahkan menjadi salah satu perusahaan otobus tertua di Indonesia.
Dan berikut ini, profil, sejarah hingga pemilik Bus ALS yang menjadi korban kecelakaan maut di Muratara.
Profil PO ALS
Dikutip dari akun Facebook Bus Indonesia, ALS atau PT Antar Lintas Sumatera adalah salah satu perusahaan otobus legendaris yang didirikan pada 29 September 1966.
ALS didirikan oleh 7 orang saudagar kaya raya pedagang hasil bumi yang dipelopori Haji Suti Lubis.
ALS lahir dari kebutuhan logistik hingga kemudian truk yang semula mengangkut hasil bumi diubah menjadi angkutan penumpang.
Artikel Terkait
Habib Jafar Sentil 'Ulama Buruk' di Tengah Sorotan Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati, Unggahan Dalil tentang Pendusta Agama Jadi Sorotan
Bukan Cuma KA Argo Bromo Anggrek, Ini Daftar Sejumlah Kereta Api di Indonesia yang Sudah Lebih Dulu Berganti Nama, Ada yang 'Pensiun' Karena Efisiensi
Di Mana Kiai Ashari? Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati Diduga Kabur, Sempat Terlihat di Kudus
ASN di Sulbar Live Tiktok saat Jam Kerja: 'Nggak Kerja ya sampai Lihat Live Aku? Kamu Pengangguran ya?'
Menu MBG Perdana di Salah Satu MI di Pasuruan “Garingan” Tanpa Sayur
Diversifikasi Pembiayaan Negara, Pemerintah Siapkan Panda Bond Berdenominasi RMB di Pasar China
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Jadi Sorotan, Kemenag Susun Regulasi Ketat dan Sistem Pengawasan Baru