SketsaNusantara.id - Inovasi berbasis ekonomi digital kembali hadir di Kabupaten Cianjur. Sebuah program bernama Kampung Influencer resmi diluncurkan sebagai ruang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan di bidang konten digital.
Program ini menjadi wadah pembelajaran terbuka yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Melalui konsep tersebut, peserta diarahkan untuk memahami cara menjadi content creator sekaligus memanfaatkan media sosial secara produktif.
Kampung Influencer berlokasi di kawasan Cipanas dan dikembangkan melalui kolaborasi sejumlah komunitas kreatif. Kehadirannya tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan jaringan yang lebih luas dalam ekosistem ekonomi kreatif.
Baca Juga: ICCN dan UNESA Bahas Kolaborasi Strategis di Jakarta, Program S2 Industri Kreatif Jadi Sorotan
Peluncuran program ini dihadiri oleh Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah tersebut.
Founder Kampung Influencer, Wiranata, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi terbuka bagi masyarakat. Peserta tidak hanya belajar, tetapi juga didorong untuk berkembang bersama dalam komunitas kreatif.
“Program ini dibangun sebagai ruang kolaborasi terbuka, di mana masyarakat bisa saling belajar, berkembang, dan memanfaatkan media sosial secara produktif,” ujar Wiranata.
Melalui kolaborasi dengan Cianjur Creative Network dan Indonesia Creative Cities Network, Kampung Influencer menghadirkan berbagai fasilitas pembelajaran. Program ini mencakup pelatihan dasar hingga pengembangan lanjutan dalam dunia konten digital.
Materi yang diberikan meliputi kemampuan public speaking, teknik produksi konten, hingga strategi monetisasi di platform digital. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.
Selain pelatihan, tersedia pula fasilitas pendukung seperti gudang produk. Fasilitas ini digunakan untuk kebutuhan pembuatan konten ulasan atau review oleh para peserta.
Kegiatan komunitas juga menjadi bagian dari program yang dijalankan secara rutin. Interaksi antar peserta diharapkan dapat memperkuat jaringan serta memperluas peluang kolaborasi.
Pemerintah daerah menyambut positif hadirnya Kampung Influencer sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi ekonomi masyarakat. Program ini dinilai mampu membuka peluang baru, terutama bagi generasi muda.
Kehadiran Kampung Influencer memberikan akses bagi masyarakat untuk memasuki ekosistem digital yang terus berkembang. Selain itu, program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini.
Artikel Terkait
Kolaborasi Promedia Group dan ICCN Resmi Dimulai, Targetkan Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia
ICCN Luncurkan Buku Retrospektif Kota Kreatif Indonesia, Kolaborasi Lebih dari 50 Penulis Rekam Perjalanan Kota Kreatif dari Yogyakarta hingga Blitar
ICCN Buka Pendaftaran IP Kreatif 2026, Dari Ide hingga Produk Siap Komersial Bisa Ikut Program Kolaborasi
Film Pelangi di Mars Tayang Hari Ini 18 Maret 2026, ICCN Ajak Publik Dukung Karya Animasi Anak Bangsa di Bioskop