SketsaNusantara.id - Upaya memperkuat sektor industri kreatif nasional terus dilakukan melalui berbagai kolaborasi.
Salah satunya terlihat dari pertemuan antara Indonesia Creative Cities Network dan Universitas Negeri Surabaya. Agenda ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis.
Pertemuan berlangsung dalam format lunch meeting di kawasan Jakarta Selatan pada 28 April 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan Indonesia Creative Cities Network Koordinator Daerah Khusus Jakarta dengan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda penting. Fokus utama diarahkan pada pengenalan Program S2 Terapan Industri Kreatif yang dimiliki UNESA. Selain itu, diskusi juga mencakup peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.
Koordinator Daerah Khusus Jakarta ICCN, Muhamad Furqon, menjelaskan tujuan utama dari audiensi tersebut.
"Tujuan kami adalah mengidentifikasi peluang sinergi dalam penguatan kapasitas SDM industri kreatif. UNESA memiliki program akademik yang kuat, sementara ICCN memiliki jejaring kota dan pelaku kreatif di seluruh Indonesia," kata Korda DKJ Muhamad Furqon.
Sejumlah potensi kerja sama dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya adalah sosialisasi Program S2 Terapan Industri Kreatif UNESA kepada jaringan ICCN. Jaringan ini mencakup berbagai kota dan komunitas kreatif di tingkat nasional maupun daerah.
Selain itu, kedua pihak juga mempertimbangkan kolaborasi dalam bidang riset. Riset tersebut direncanakan berbasis pada studi kasus kota atau kabupaten kreatif. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata terhadap pengembangan industri kreatif.
Program capacity building juga menjadi bagian dari pembahasan. Program ini ditujukan untuk komunitas dan pelaku UMKM kreatif. ICCN membuka peluang bagi jejaringnya untuk terlibat sebagai lokasi studi lapangan dan mitra implementasi.
Dalam skema ini, jejaring ICCN dapat dimanfaatkan untuk mendukung program akademik UNESA. Sebaliknya, UNESA dapat berperan sebagai mitra dalam pengembangan riset terapan. Kolaborasi ini juga mencakup peningkatan kompetensi pelaku ekonomi kreatif.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk mengeksplorasi kerja sama lanjutan. Bentuk kerja sama tersebut direncanakan melalui nota kesepahaman atau MoU. Selain itu, akan dirancang program awal sebagai pilot project.
Artikel Terkait
Kolaborasi Promedia Group dan ICCN Resmi Dimulai, Targetkan Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia
ICCN Luncurkan Buku Retrospektif Kota Kreatif Indonesia, Kolaborasi Lebih dari 50 Penulis Rekam Perjalanan Kota Kreatif dari Yogyakarta hingga Blitar
ICCN Buka Pendaftaran IP Kreatif 2026, Dari Ide hingga Produk Siap Komersial Bisa Ikut Program Kolaborasi
Film Pelangi di Mars Tayang Hari Ini 18 Maret 2026, ICCN Ajak Publik Dukung Karya Animasi Anak Bangsa di Bioskop
Buruan Daftar, ICCN Buka Researcher Pool 2026 untuk Akademisi dan Peneliti, Ini Fokus Riset dan Tahapan Lengkapnya