SketsaNusantara.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikut menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum kiai di Pati.
Melalui akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, pengacara asal Sumatera Utara itu mengomentari perihal penangkapan oknum kiai tersebut.
Hotman mempertanyakan pernyataan kasatreskrim Polresta Pati yang mengatakan masih menunggu terduga pelaku datang.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, Kuasa Hukum Korban Ngaku Ditawari Uang Damai hingga Rp400 Juta
“Halo polisi kenapa nunggu? Parah,” komentar Hotman Paris sebagaimana dikutip dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial.
Hotman bahkan dengan tegas meminta pihak kepolisian setempat untuk segera bertindak.
“Kapolda setempat dan kapolres setempat, ayo jangan sampai rakyat ini makin marah,” kata Hotman dalam unggahan berbeda.
Ia pun mendesak kepolisian setempat untuk segera melakukan penahanan terduga pelaku pelecehan tersebut yang diketahui bernama Ashari.
“Halo bapak kapolda dan bapak kapolres setempat, terkait pesantren di Pati, jemput malam ini, tahan biar rasa keadilan sedikit saja,” tuturnya dalam video yang diunggah pada Rabu petang, 5 Mei 2026.
Tak berhenti di situ, Hotman juga mengatakan pihaknya akan menemui keluarga korban pada Kami sore, 6 Mei 2026.
“Keluarga korban akan temui Hotman hari Kamis jam 3 sore di resto Sayap Suci, Kelapa Gading Jakut,” tulisnya lagi.
Baca Juga: Fakta Kasus Cabul di Pati: Modus Pesan Tengah Malam hingga Ancaman Buat Puluhan Santriwati
Artikel Terkait
Teka-Teki Meninggalnya Kades Buncitan Sidoarjo Terungkap, Korban Diduga Nekat Akhiri Hidup Akibat Terlilit Utang Ratusan Juta
Serba-Serbi Demo Mahasiswa dalam Peringatan Hardiknas 2026, BEM SI Berikan 'Kartu Kuning' untuk Kemdiktisaintek, Soroti Gelapnya Pendidikan Indonesia
Tak Hanya Ikon Hari Perawat Internasional, Inilah Sosok Florence Nightingale Pengubah Sejarah Kesehatan Dunia
ICF 2026 Malang Jadi Ajang Kolaborasi Budaya Nasional, Usung Konsep Living Museum
Kronologi Sungai Kemaceak Meluap, 8 Pelajar SMAN 1 Lebong Hanyut saat Bermain, 3 Korban Meninggal Dunia Dievakuasi