Rabu, 24 Juni 2026

Kronologi Sungai Kemaceak Meluap, 8 Pelajar SMAN 1 Lebong Hanyut saat Bermain, 3 Korban Meninggal Dunia Dievakuasi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 6 Mei 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi sungai meluap. (Pexels/ Baro)
Ilustrasi sungai meluap. (Pexels/ Baro)

SketsaNusantara.id - Video Sungai Kemaceak yang meluap mendadak menjadi sorotan publik. Peristiwa itu terjadi di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Rekaman tersebut menyebar luas di media sosial sejak Senin sore, 4 Mei 2026.

Dalam video yang beredar, terlihat arus sungai mengalir sangat deras. Air tampak keruh berwarna coklat dan membawa material dari hulu.

Suara panik terdengar jelas dari perekam yang menyebut nama teman-temannya.

Baca Juga: Turut Serta dalam Pencarian Warga Silo yang Hanyut di DAM Mayang, PMI Jember Siagakan Ambulans

Peristiwa ini menyeret perhatian karena melibatkan pelajar. Sebanyak 8 pelajar dari SMA Negeri 1 Lebong dilaporkan hanyut saat berada di lokasi wisata tersebut.

“Ada sejumlah anak SMAN 1 Lebong jalan ke air terjun Kemaceak, dikabarkan hanyut,” tulis keterangan dalam video viral yang salah satunya diunggah akun Instagram @bengkuluinfo.

Dalam rekaman itu juga terlihat salah satu pelajar berusaha bertahan. Ia tampak berpegangan pada batang pohon yang melintang di tengah arus sungai.

Baca Juga: Kronologi 6 Orang Hanyut di Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, Satu Orang Meninggal Dunia

Kondisi tersebut memperlihatkan betapa kuatnya tekanan air saat kejadian berlangsung.

Kejadian bermula saat para pelajar tersebut bermain di sekitar Sungai Kemaceak. Mereka datang untuk berlibur dan menikmati suasana alam di kawasan tersebut.

Namun situasi berubah dengan cepat. Air sungai tiba-tiba meluap setelah wilayah hulu diguyur hujan deras. Arus besar datang tanpa peringatan dan langsung menyeret para pelajar yang berada di sekitar aliran sungai.

“Saat para pelajar itu mandi, tiba-tiba ada air bah dari atas, mereka terseret arus,” ucap Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani.

Kondisi sungai saat itu memang berisiko. Selain arus deras, aliran dipenuhi batu-batu besar yang memperkuat dorongan air. Warga setempat juga menyebut debit sungai sering meningkat mendadak saat hujan turun di wilayah pegunungan.

Total terdapat 11 pelajar yang datang ke lokasi tersebut. Dari jumlah itu, 8 orang sempat hanyut terbawa arus sungai. Proses pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X