Selasa, 16 Juni 2026

Sejarah Hari Angkutan Nasional yang Diperingati Tiap Tanggal 24 April, Berikut Tujuan hingga Cara Merayakannya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB
Ilustrasi sejarah hari angkutan nasional (damri.co.id)
Ilustrasi sejarah hari angkutan nasional (damri.co.id)

 

SketsaNusantara.id - Setiap tanggal 24 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Angkutan Nasional.

Berbeda dengan Hari Perhubungan Nasional yang diperingati pada 17 September, Hari Angkutan Nasional berfokus pada perkembangan sarana transportasi di tanah air.

Apalagi, munculnya peringatan Hari Angkutan Nasional tak bisa lepas dari sejarah DAMRI, salah satu BUMN yang bergerak di bidang jasa transportasi jalan.

Baca Juga: 11 Ucapan Hari Angkutan Nasional 24 April 2026, Kumpulan Kata Inspiratif untuk Merayakan Transportasi Indonesia

Sejarah Hari Angkutan Nasional

Berbicara tentang lahirnya peringatan Hari Angkutan Nasional, tak bisa lepas dari sejarah angkutan umum di Indonesia.

Dilansir dari laman resmi BPS Kabupaten Kudus, transportasi umum di tanah air bisa ditelusuri sejak masa penjajahan Jepang, tepatnya pada tahun 1943.

Saat itu pemerintahan Jepang membentuk dua institusi usaha transportasi, yakni Jawa Unyu Zigyosha dan Zidosha Sokyaku.

Baca Juga: Hari Angkutan Nasional, Gubernur Khofifah Gratiskan Bus Trans Jatim di 5 Koridor, Penumpang Bisa Nikmati Perjalanan Bebas Biaya

Jawa Unyu Zigyosha merupakan lembaga yang mengurusi transportasi barang yang biasanya menggunakan truk atau gerobak.

Sedangkan lembaga Zidosha Sokyaku mengelola angkutan orang dengan menggunakan kendaraan bermotor seperti bus.

Pasca kemerdekaan, pemerintah mengubah nama kedua institusi ini.

Pemerintah mengubah nama Jawa Unyu Zigyosha menjadi Djawatan Pengangkoetan.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X