Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap penawaran investasi atau produk keuangan yang tidak melalui jalur resmi, terutama yang menawarkan imbal hasil tidak wajar.
Kasus ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya literasi keuangan dan kehati-hatian dalam bertransaksi.
Di sisi lain, langkah cepat dalam pengembalian dana mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Denny Sumargo.
Jemaat lainnya juga mengapresiasi respons dari pihak bank dan mengajak publik agar terus mengawal kasus ini hingga pelaku mendapat penggelapan dana gereja mendapat hukuman setimpal.
"Tuhan Jawab.. Tuhan jawab.. Semoga semua ini benar.. berita (pengembalian dana gereja) ini buat gue menangis. Harus di telusuri aliran danannya, disita asetnya (pelaku) dan dihukum yang maksimal," tulis Denny Sumargo dalam unggahan instagramnya.
"Setelah kasus ini viral dan mendapatkan atensi dari pemerintah pusat dan OJK, kami bersyukur BNI mau merespons. Terima kasih kepada Tuhan atas kemajuan yang luar biasa ini. Tapi tetap waspada dan hati-hati dan perlu dikawal terus hingga kasus ini tuntas dengan penggantian kerugian uang Gereja Katolik Aek Nabara sampai ke tangan yang tepat," komentar akun @akukatolik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Tasya Farasya Benarkan Ahmad Assegaf Lakukan Penggelapan Dana Hingga Sulit Lupakan Kenangan Bersama, Bagaimana Dengan Rumor Selingkuh?
Modus Antar ke Rumah Sakit, Ojol Pangkalan di Terminal Giwangan Yogyakarta Jadi Korban Penggelapan Motor
Kronologi CEO Exquisite Media Group Lenny Marlina Tanu Tertipu Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas Binjai, Uang Ratusan Juta Berhasil Kembali
Anisa Bahar dan Ratu Meta Ngaku Jadi Korban Penipuan Teman Sendiri yang Disebut Pemilik Travel Umroh, Begini Kronologinya
Haji Furoda 2026 Ditiadakan, Kemenhaj Tegaskan Tidak Ada Visa dari Arab Saudi dan Waspadai Penipuan