Minggu, 19 Juli 2026

3 Fakta Insiden Helikopter PK CFX Jatuh di Hutan Sekadau, Kalimatan Barat, Kronologi, Penyebab hingga Jumlah Korban

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 17 April 2026 | 17:30 WIB
Helikopter PX CFX  yang jatuh di hutan Kalimantan Barat (Instagram/@publication_engineering)
Helikopter PX CFX yang jatuh di hutan Kalimantan Barat (Instagram/@publication_engineering)

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii mengungkapkan kronologi jatuhnya Helikopter PK CFX di Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Helikopter tersebut lepas landas dari heliped PT Citra Mahkota (PT CMA) di Desa Nanga Keruap, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi pada Kamis pagi, 16 April 2026 pada pukul 07.34 WIB.

Helikopter yang diterbangkan oleh Kapten Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dijadwalkan mendarat di heliped PT Graha Agro Nusantara 1 di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar pada pukul 08.50 WIB.

Baca Juga: Fakta Menarik Space Debris, Sampah Antariksa yang Sering Terlihat Mirip Meteor Jatuh di Langit Indonesia, Keberadaannya Bisa Mengganggu Orbit Bumi?

Namun setelah terbang selama hampir 1 jam, helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak.

“Berdasarkan data dari AirNab, pesawat kehilangan kontak pada pukul 08.39 WIB,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam keterangannya, Kamis, 16 April 2026.

Pada pukul 09.15 WIB, Basarnas Command Center menerima sinyal darurat yang berasal dari Emergency Locator Transmitter milik helikopter.

Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Sintang segera bergerak menuju lokasi melalui jalur darat.

Baca Juga: 29 Santri Dilarang Naik Pesawat, Padahal Sudah Boarding Pass, Super Air Jet Buka Kronologi dan Aturan Gate

Lalu pada Kamis siang pukul 13.10 WIB, TNI AU mengirimkan helikopter Super Puma untuk melakukan pencarian lewat jalur udara.

Kamis sore, helikopter Super Puma TNI AU berhasil menemukan serpihak yang diduga bagian ekor helikopter.

Pencarian sempat terkendala cuaca hujan hingga dilanjutkan kembali pada sore hari.

Tim darat kemudian berhasil menemukan seluruh korban Helikopter PK CFX di wilayah Sekadau.

Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono pun memastikan, proses pencarian selesai pada Jumat pagi, 17 April 2026.

Baca Juga: Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan, Ini Kronologi dan Pasal yang Dikenakan

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X